Welcome to the Neo Area

Di blog ini, saya akan menampilkan artikel-artikel saya, buku harian saya, dan catatan-catatan tentang saya, disini saya juga akan mengisi berita-berita dan artikel tentang masalah, Ac Milan, Persebaya, Timnas Indonesia, dll. saya akan berusaha membuat blog ini kental akan sepak bola,,

Kamis, 11 November 2010

Pidato Bung Tomo

Bismillahirrahmanirrahim…
Merdeka!!!

Saoedara-saoedara ra’jat djelata di seloeroeh Indonesia,
teroetama, saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja
Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea.
Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara djepang.

Mereka telah minta supaja kita datang pada mereka itoe dengan mengangkat tangan.
Mereka telah minta supaja kita semoea datang kepada mereka itoe dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka.

Saoedara-saoedara,
didalam pertempoeran-pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menundjukkan bahwa
ra’jat Indonesia di Soerabaja
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,
pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,
pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli & seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini,

didalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra’jat jang dibentuk di kampoeng-kampoeng,
telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol,
telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di mana-mana

Hanja karena taktik jang litjik daripada mereka itoe, saoedara-saoedara
Dengan mendatangkan presiden & pemimpin-pemimpin lainnja ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.
Tetapi pada masa itoe mereka telah memperkoeat diri, dan setelah koeat sekarang inilah keadaannja.

Saoedara-saoedara, kita semuanja, kita bangsa Indonesia jang ada di Soerabaja ini akan menerima tantangan tentara Inggris ini.
Dan kalaoe pimpinan tentara Inggris jang ada di Soerabaja ingin mendengarkan djawaban ra’jat Indonesia,
ingin mendengarkan djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini
Dengarkanlah ini hai tentara Inggris,
ini djawaban ra’jat Soerabaja
ini djawaban pemoeda Indonesia kepada kaoe sekalian

Hai tentara Inggris!,
kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek kepadamoe,
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari djepang oentoek diserahkan kepadamoe

Toentoetan itoe walaoepoen kita tahoe bahwa kaoe sekalian akan mengantjam kita oentoek menggempoer kita dengan seloeroeh kekoeatan jang ada,
Tetapi inilah djawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & putih,
maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!

Saoedara-saoedara ra’jat Soerabaja,
siaplah keadaan genting
tetapi saja peringatkan sekali lagi, djangan moelai menembak,
baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.

Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer daripada tidak merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.

Dan kita jakin, saoedara-saoedara,
pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita
sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar
pertjajalah saoedara-saoedara,
Toehan akan melindungi kita sekalian

Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!!

Pemain Asing Surabaya FC Tak Takut dengan Ancaman PSSI

Surabaya - Dengan Liga Primer Indonesia (LPI) hadir sebagai kompetisi saingan Indonesia Super Liga (ISL), PSSI sudah menebar ancaman untuk mereka yang terlibat di dalam LPI, termasuk pemainnya. Namun, ancaman itu tak bikin takut pemain Surabaya FC.

Kehadiran LPI telah membuat PSSI cukup "terganggu". Walhasil, federasi sepakbola Indonesia itu pun mengancam akan memberi sanksi bagi klub yang terbukti ikut LPI, termasuk mencabut lisensi kepelatihan pelatih yang menangani klub-klub peserta LPI.

Selain itu, para pemain asing yang berkompetisi di LPI pun tak absen kena ancaman. Mereka diancam dengan sanksi deportasi.

Akan tetapi, ancaman itu tidak membuat gelandang Surabaya FC, John Tarkpor, jadi takut. Pemain bernomor punggung 77 asal Liberia tersebut terus melangkah bersama klubnya karena sebagai pemain profesional, ia punya perjanjian hitam di atas putih sebagai pijakan.

"Saya akan tetap bermain disini, entah akan bermain di liga mana saja. Karena saya pemain profesional," tegasnya kepada wartawan di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya, Rabu (10/11/2010).

"Saya pemain profesional dan saya main disini legal, tidak ilegal. Kenapa harus takut dideportasi. Semuanya sudah sesuai dengan prosedur," serunya.

Laga Amal Surabaya FC vs Indonesia-Holland Hasilkan Rp 306 Juta

Surabaya - Sebanyak 14 ribu lembar lebih tiket terjual dalam laga amal Surabaya FC kontra Indonesia-Holland. Walhasil, dari penjulan tiket laga itu saja terkumpul dana untuk sumbangan sebesar Rp 306 juta.

"Jumlah sebanyak Rp 306 juta ini merupakan hasil kotor. Karena belum dipotong pajak dan lainnya," kata CEO PT Pengelola Persebaya, Liano Mahardika kepada wartawan usai pertandingan," Rabu (10/11/2010).

Berjalannya pertandingan amal serta hasil dari penjualan tiket juga disebut Liano sebagai bukti bahwa Liga Primer Indonesia (LPI) mampu dan siap menggelar pertandingan kompetisinya nanti.

"Ini membuktikan LPI siap menggelar pertandingan yang enak ditonton serta profesional pelaksanaannya," tegasnya.

Atas suksesnya penyelenggaraan laga amal itu, Liano pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh suporter dan warga Surabaya, serta personil keamanan yang hadir dalam pertandingan amal tersebut.

Rigan Agachi Kuak Kans Bela Klub Indonesia & Timnas

Surabaya - Salah satu pemain di tim Indonesia-Holland, Rigan Agachi, menyatakan kalau dirinya tidak menutup kemungkinan membela salah satu klub Indonesia dan juga timnas 'Merah Putih'. Apalagi ia memang orang Indonesia tulen.

"Tidak menutup kemungkinan saya akan bermain dan membela Indonesia suatu saat. Dan saya tulen Indonesia, hanya tinggal di Belanda," kata pemuda kelahiran Jakarta kepada detiksurabaya.com usai pertandingan amal di Stadion 10 November Tambaksari, Surabaya, Rabu (10/11/2010).

Meski begitu, pemain klub Gecdrop Houta Boras yang tergabung dalam Divisi 1 Liga Belanda itu tampaknya belum ingin melakukannya dalam waktu dekat karena karirnya masih bagus di Belanda.

Agachi yang berayahkan orang Sukabumi dan memiliki ibu asli Jakarta tersebut memang terlihat antusias bisa berada di Tanah Air lagi. Ia pun menguak kans membela timnas Indonesia.

"Saya sangat senang akhirnya bisa berada di Indonesia kembali setelah dua kali rencana untuk datangkan tim yang berisi pemain keturunan selalu gagal. Tapi saya pasti akan membela timnas setelah setelah beberapa bulan lalu utusan PSSI mengumpulkan pemain keturunan," jelasnya.

Mengenai pertandingan amal kontra Surabaya FC sendiri, Rigan memberikan pujian untuk tim besutan Aji Santoso tersebut.

"Saya sangat respek ke Persebaya karena tim ini merupakan tim yang tidak mau kalah dan memberikan perlawanan yang tangguh," pungkasnya.

Aji Santoso Kepincut Brard Bersaudara

Surabaya - Penampilan impresif dua gelandang tim Indonesia-Holland memikat pelatih Surabaya FC Aji Santoso. Aji bahkan berniat untuk mengontrak keduanya untuk memperkuat timnya.

Kedua gelandang tersebut adalah Dane Brard dan Ruben Wuarbanaran. Dane Brard tak lain adalah salah satu pencetak gol dalam pertandingan laga amal Surabaya FC vs Indonesia-Holland.

"Ada beberapa pemain yang cukup bagus, yakni gelandang bernomor punggung 6 dan 7," ungkap Aji kepada wartawan usai pertandingan di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya, Rabu (10/11/2010).

Menurut Aji, pihaknya akan melihat perkembangan permainan kedua pemain tersebut dalam laga amal kedua yang akan dilangsungkan di Malang dalam beberapa hari ke depan.

Mantan pelatih Persik Kediri ini juga tidak menutup kemungkinan dirinya akan merekomendasikan keduanya untuk dikontrak jika bermain bagus dan sesuai dengan kebutuhan tim.

"Nantinya saya akan memberikan rekomendasi ke tim agar mengontraknya yang kita anggap sesuai dengan kebutuhan tim," ungkapnya.

Sebagai informasi, kedua gol yang dicetak oleh tim Indonesia-Holland dicetak oleh Dane Brard dan Bryan Brard yang merupakan kakak beradik dan merupakan anak kandung dari sang pelatih, Stanley Brard.

Pelatih Surabaya & Indonesia-Holland Sama-sama Puas

Surabaya - Meski Surabaya FC kalah dari tim Indonesia-Holland, pelatih Aji Santoso tetap bangga dengan penampilan anak asuhnya. Pasalnya tim yang diturunkan kebanyakan pemain muda yang minim pengalaman.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya, Rabu (10/11/2010), itu,  Surabaya FC kalah 1-2 di tangan tim yang berisi pemain keturunan Indonesia di Belanda itu.

"Saya cukup puas dengan penampilan anak-anak. Karena hampir seluruh pemain yang turun didominasi pemain muda yang minim pengalaman bertanding," kata Aji kepada wartawan usai laga.

Aji berharap, dari pertandingan ini, para pemainnya bisa belajar untuk tampil lebih bagus lagi saat melakoni pertandingan sebenarnya.

Sementara pelatih tim Indo-Holland, Stanley Brard, mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih timnya, meski tidak memiliki waktu panjang untuk membentuk tim dadakan tersebut.

"Meski waktu yang diberikan sangat singkat, profesionalnya panitia membuat saya mudah menyatukan tim," ujarnya.

"Ini merupakan tim keturunan yang pertama yang tampil sangat impresif," imbuhnya,

Surabaya FC Ditaklukkan Tim Keturunan

Surabaya - Surabaya FC takluk di tangan Indonesia Holland dalam laga amal di Stadion Gelora 10 November. Surabaya kalah tipis 1-2 dari tim yang berisi pemain keturunan Indonesia itu.

Seperti telah diberitakan detikSport sebelumnya, laga amal ini merupakan cetusan Liga Primer Indonesia (LPI) sebagai bentuk "pemanasan" menuju digelarnya kompetisi.

Seluruh revenue dari dua pertandingan itu, mulai dari hasil penjualan tiket sampai pemasukan dari sponsor, 100 persen akan disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Wasior, Mentawai, dan Yogyakarta (letusan Gunung Merapi).

Dalam laga yang dihelat Rabu (10/10/2010) malam WIB, Surabaya FC yang tampil menurunkan sejumlah pemain asingnya tertinggal 0-1 pada menit 17. Berawal dari sebuah umpan silang di sisi kiri lapangan, Dane Brard yang tak terkawal berhasil menanduk bola masuk ke gawang Surabaya.

Belum selesai babak pertama, gawang Surabaya sudah kembali bobol. Kali ini melalui penalti Bryan Bard di menit 39. Penalti tersebut terjadi setelah Mat Halil menahan bola di garis gawang. Ia pun langsung menerima kartu merah.

Satu-satunya gol untuk Surabaya tercipta di menit 77 melalui Andik Virmansyah.

Selanjutnya laga amal ini akan berlanjut ke kota Malang pada tanggal 12 November mendatang. Lawan yang bakal dihadapi Indonesia Holland adalah Persema Malang.

Robinho Mulai Penting Buat Milan

Milan - Jadi  pemain termahal Liga Inggris, Robinho harus rela menghuni bangku cadangan di awal kedatangannya di AC Milan. Perlahan pesepakbola Brasil itu mampu membuktikan kalau dirinya cukup penting dan tak bisa dikesampingkan begitu saja.

Milan jelas sangat beruntung bisa mendapatkan Robinho di bursa transfer musim panas lalu. Pemain yang sempat dihargai Manchster City dengan nilai 32,5 juta poundsterling saat dibeli dari Real Madrid itu cuma harus ditebus dengan banderol sekitar 15 juta poundsterling.

Kedatangan Robinho di San Siro sempat membuat stok pemain depan Milan bertumpuk. Alhasil dia harus rela menunggu kesempatan bermain dan mengakrabi bangku cadangan di pekan-pekan awal kedatangan.

Kesempatan terbaik yang datang pada Robinho hanya sebagai pemain pengganti, peran yang dia jalani dengan baik hingga akhirnya dapat peluang masuk starting line up di pekan kelima. Namun Robinho tak bisa langsung membayar kepercayaan tersebut karena dirinya butuh tiga pertandingan lagi untuk mencetak gol perdana.

Adalah laga menghadapi Chievo Verona di mana Robinho akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Dia kemudian juga ikut berkontribusi dengan mencetak gol saat Rossoneri menundukkan Napoli dan mengandaskan Palermo dinihari tadi.

Sejauh ini Robinho masih belum jadi pilihan utama Masimilliano Allegri karena dia kerap masih jadi pemain pengganti. Namun dengan gol-gol yang terus dia lesakkan, pesepakbola jebolan Santos itu tinggal butuh waktu saja untuk menjadi bagian dari tim utama Diavolo Rosso.

Toh Robinho sudah mampu memikat hati Allegri untuk lebih memilih memainkan dirinya ketimbang Ronaldinho, rekan senegaranya yang belakangan jatah bermainnya terus berkurang.

Robinho memang tak selalu mencetak gol dalam kesempatan dia dimainkan. Namun dengan kecepatan dan kelincaan yang dimiliki, Robinho konsisten menebar ancaman ke pertahanan lawan-lawannya.

Dia bisa membuktikan kalau dirinya layak untuk jadi langganan pemain utama Milan di akhir pekan ini. Menyusul cedera yang dialami Filippo Inzaghi dan Alexandre Pato, pesepakbola yang sudah menyumbang 25 gol untuk Tim Samba itu berpeluang dimainkan dalam laga Derby Della Madoninna, Senin (15/11/2010) dinihari WIB mendatang.

Di situlah kesempatan terbesar pemilik 82 caps bersama timnas Brasil itu untuk membuktikan kalau dirinya lebih layak berada di atas lapangan ketimbang menunggu giliran main dari kursi cadangan.

Pippo dan Pato Absen di Derby della Madoninna


Getty Image
Jakarta - AC Milan bakal kehilangan dua personelnya di barisan depan untuk derby akhir pekan ini. Filippo Inzaghi dan Alexandre Pato terpaksa absen akibat cedera.

Pato tampil sebagai starter dalam laga melawan Palermo dinihari tadi. Pemain asal Brasil itu kemudian diganti oleh Inzaghi di menit ke-65. Namun Super Pippo hanya seperempat jam berada dan akhirnya harus ditarik keluar juga.

Pelatih Massimiliano Allegri mengatakan bahwa dua attacante Rossoneri ini bakal absen dalam laga Derby della Madoninna akhir pekan nanti.

"Kami tak beruntung karena kehilangna pemain seperti Pato dan Inzaghi yang sejauh ini tampil bagus dan mereka akan absen dalam beberapa laga ke depan."

"Pippo mengalami masalah pada lututnya. Sementara Pato merasakan sakit pada paha. Kita baru bisa tahu seperti apa kondisinya besok," tandas Allegri seperti dikutip dari Football-Italia.

Selain dua penyerang itu, kondisi pengatur permainan Milan Andrea Pirlo juga diragukan karena mengalami cedera dalam latihan sebelum laga melawan Palermo.

Meski begitu Allegri tetap yakin bahwa Milan mampu meraih poin penuh dalam laga-laga berikut meski tak diperkuat para pilar utama-nya.

"Skuad Milan adalah milik semua pemain, itu sebabnya kami bisa tampil baik meski tanpa pemain penting seperti Pirlo atau juga Ronaldinho. Saya pikir kepercayaan diri tim cukup tinggi karena kami sadar betapa pentingnya meraih kemenangan pasca kekalahan kandang atas Juventus," tuntas suksesor Leonardo itu.

Allegri: Kali Ini Wasit Berpihak ke Milan

Milan - AC Milan menggeser Lazio dari pucuk klasemen Seri A bermodal kemenangan atas Palermo. Hasil itu diakui Massimilano Allegri tidak lepas dari keberuntungan timnya yang sedikit diuntungkan wasit.

Menjamu Palermo di giornata 11, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB, Milan menang 3-1 dengan gol keduanya lahir dari tendangan penalti menyusul sebuah pelanggaran terhadap Massimo Ambrosini, yang terbilang dapat diperdebatkan.

Tim tamu sebaliknya sedikit kurang beruntung dalam lawatannya ke San Siro tersebut karena ada beberapa keputusan wasit yang kurang memihak kepada mereka. Allegri pun dengan jujur mengakui hal itu.

"Situasi berjalan baik dengan wasit. Melihat tayangan ulang di monitor televisi, memang kelihatannya Massimo Ambrosini seperti membiarkan dirinya jatuh," aku Allegri di Football Italia.

"(Tapi) Saya harus bilang kalau dilihat di stadion dalam kecepatan normal, memang kelihatan seperti penalti. Pelanggaran terhadap Mauricio Pinilla juga bisa berarti penalti (untuk Palermo), seperti halnya Alexandre Pato dan Kevin Prince Boateng dapat dinilai handsball," paparnya jujur.

Meski begitu, Allegri menilai apa yang terjadi di laga itu tak berarti Milan selalu diuntungkan pengadil lapangan. Sebaliknya ia merasa kalau apa yang hadir kali ini adalah sebuah karma baik untuk timnya setelah sebelumnya sempat dirugikan wasit.

"Saya ingatkan Anda, kami dirugikan sejumlah keputusan yang mirip musim ini, jadi pada akhirnya semua jadi adil," pungkasnya.

Tekuk Palermo, Milan Puncaki Klasemen

Milan - AC Milan menggeser Lazio dari pucuk klasemen sementara Seri A menyusul kemenangan 3-1 atas Palermo, dalam partai giornata 11.

Alexandre Pato, Zlatan Ibrahimovic dan Robinho masing-masing membuat satu gol ke gawang Palermo di San Siro, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB. Palermo yang jadi tim tamu hanya bisa membalas lewat Armin Bacinovic.

Tambahan tiga angka untuk Milan membuat raihan poin mereka menjadi 23. Seiring dengan kekalahan 0-1 yang diderita Lazio atas Cesena, Rossoneri pun mengambil alih puncak klasemen.

Jalannya Pertandingan

Pato membuat Milan memimpin saat laga memasuki menit ke-20. Sepak pojok dari Clarence Seedorf dengan jitu ditanduk Pato yang tak terkawal untuk menjebol gawang Palermo.

Setelah tak ada lagi gol di paruh pertama laga, gol kembali hadir di pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit 64.

Kegagalan lini belakang Milan dalam menghalau bola membuat si kulit bundar malah mengarah ke Bacinovic. Ia kemudian langsung menyepaknya tanpa bisa dihadang Christian Abbiati. 1-1.

Milan unggul lagi pada menit 77. Massimo Ambrosini dijatuhkan kiper Salvatore Sirigu di kotak terlarang dan membuat wasit menunjuk titik putih. Ibrahimovic yang jadi algojo menuntaskannya dengan baik.

Enam menit sebelum bubaran, Robinho yang masuk pada menit 80 menggenapkan kemenangan setelah menyelesaikan sodoran bola dari Ibra. Milan menang 3-1.

Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Abate, Yepes, Thiago Silva, Antonini; Flamini, Ambrosini, Boateng; Seedorf; Ibrahimovic (Jankulovski 93), Pato (Inzaghi 65) (Robinho 80)

Palermo: Sirigu; Cassani, Munoz, Bovo, Balzaretti; Migliaccio, Bacinovic, Nocerino; Pastore (Miccoli 52), Ilicic; Pinilla (Maccarone 70)

Tekuk Palermo, Milan Puncaki Klasemen

Milan - AC Milan menggeser Lazio dari pucuk klasemen sementara Seri A menyusul kemenangan 3-1 atas Palermo, dalam partai giornata 11.

Alexandre Pato, Zlatan Ibrahimovic dan Robinho masing-masing membuat satu gol ke gawang Palermo di San Siro, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB. Palermo yang jadi tim tamu hanya bisa membalas lewat Armin Bacinovic.

Tambahan tiga angka untuk Milan membuat raihan poin mereka menjadi 23. Seiring dengan kekalahan 0-1 yang diderita Lazio atas Cesena, Rossoneri pun mengambil alih puncak klasemen.

Jalannya Pertandingan

Pato membuat Milan memimpin saat laga memasuki menit ke-20. Sepak pojok dari Clarence Seedorf dengan jitu ditanduk Pato yang tak terkawal untuk menjebol gawang Palermo.

Setelah tak ada lagi gol di paruh pertama laga, gol kembali hadir di pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit 64.

Kegagalan lini belakang Milan dalam menghalau bola membuat si kulit bundar malah mengarah ke Bacinovic. Ia kemudian langsung menyepaknya tanpa bisa dihadang Christian Abbiati. 1-1.

Milan unggul lagi pada menit 77. Massimo Ambrosini dijatuhkan kiper Salvatore Sirigu di kotak terlarang dan membuat wasit menunjuk titik putih. Ibrahimovic yang jadi algojo menuntaskannya dengan baik.

Enam menit sebelum bubaran, Robinho yang masuk pada menit 80 menggenapkan kemenangan setelah menyelesaikan sodoran bola dari Ibra. Milan menang 3-1.

Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Abate, Yepes, Thiago Silva, Antonini; Flamini, Ambrosini, Boateng; Seedorf; Ibrahimovic (Jankulovski 93), Pato (Inzaghi 65) (Robinho 80)

Palermo: Sirigu; Cassani, Munoz, Bovo, Balzaretti; Migliaccio, Bacinovic, Nocerino; Pastore (Miccoli 52), Ilicic; Pinilla (Maccarone 70)

Selasa, 09 November 2010

Polda Jatim Izinkan Laga Amal LPI di Surabaya

Surabaya - Panpel pertandingan amal antara Persebaya melawan tim Belanda keturunan Belanda akhirnya bernafas lega. Polda Jawa Timur akhirnya memberi izin dan membolehkan pertandingan tersebut digelar.

"Sudah, Mas. Kita sudah dapat izin menggelar pertandingan pada sore tadi," kata Ketua Panpel Persebaya, Helly Paulus Soeyanto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (9/11/2010).

Meski sudah mengizinkan, Polda Jatim tetap meminta panpel agar melengkapi persyaratan yang belum yakni data seluruh pemain dan paspor tim Belanda keturunan Indonesia.

"Karena seluruh pemainnya berasal dari luar negeri, kita disuruh melengkapi dokumen seperti paspor data nama pemain yang akan berlaga," jelasnya.

Dalam izin yang diberikan, lanjut Helly, pihak Polda siap memberikan pengamanan 1.000 personel yang merupakan gabungan dari Polrestabes Surabaya, Brimob serta dari Ditsamapta Polda Jatim.

Sebelumnya, pertandingan amal yang digelar Liga Primer Indonesia (LPI) terancam batal digelar lantaran Kapolda Jatim, Irjen Pol Badroedin Haiti mengindikasikan tidak mengizinkan. Alasannya, dualisme Persebaya dikhawatirkan menyulut konflik horizontal di kalangan suporter "Bajul Ijo".

Persebaya Siap Jajal Tim Belanda Keturunan Indonesia

Jakarta - Persebaya Surabaya sudah siap menghadapi tim keturunan Indonesia dari Belanda. Tak mau mengecewakan penonton, pemain anyar pun bisa langsung diturunkan.

Seperti telah diberitakan detikSport sebelumnya, Liga Primer Indonesia (LPI) berencana menggelar pertandingan amal sebagai bentuk "pemanasan" menuju digelarnya kompetisi.

Laga pertama akan dihelat di Surabaya pada hari Rabu 10 November 2010 disusul kemudian Malang pada 12 November 2010, dengan menghadirkan pemain-pemain keturunan Indonesia yang berada di Belanda. Persebaya dan Persema akan menghadapi tim keturunan itu.

Persebaya, yang kebagian jatah lebih dulu untuk bertanding, mengaku sudah bersiap untuk turun dengan kekuatan penuh saat berlaga di Stadion Gelora 10 November.

"Persebaya akan menurunkan seluruh pemain terbaiknya dalam laga ini. Bahkan kalau perlu pemain yang baru kami rekrut, yakni pemain asal Korea Selatan, Na Byung Yul, juga akan diturunkan," tegas CEO Persebaya Surabaya seperti tertuang dalam rilis yang diterima detikSport.

"Yang jelas kami akan suguhkan permainan terbaik kami. Kami tidak mau mengecewakan masyarakat Surabaya, khususnya para pendukung setia kami. Apalagi pertandingan ini juga akan disiarkan di layar kaca, sehingga para pendukung Persebaya yang tersebar di daerah-daerah di seluruh Indonesia bisa menikmati suguhan kami," paparnya lebih lanjut.

Liano juga menyatakan bahwa persiapan untuk laga itu sendiri sudah berjalan mulus dan tak mengalami masalah berarti. Ia pun yakin kalau stadion Gelora 10 November yang berkapasitas 30 ribu tempat duduk nantinya akan dipadati penonton.

"Saya yakin 80 persen lebih tiket akan laku terjual karena saya tahu kebutuhan masyarakat Surabaya akan sebuah pertandingan sepakbola," lugas Liano optimistis.

Optimisme serupa ia lontarkan untuk laga amal kedua di Malang nanti, yang mana akan dihelat di Stadion Gajayana.

"Saya juga yakin bukan hanya di Surabaya, masyarakat Malang pun juga antusias menyambut pertandingan alam ini," pungkasnya.

Rencananya tim Belanda keturunan Indonesia akan datang dengan menggunakan dua kloter. Kloter pertama tim pimpinan Stanley Glenn Brard itu datang hari Senin (8/11/2010) sedangkan kloter kedua tiba pada hari Selasa (9/11/2010). Sebelum boyongan ke Surabaya, mereka dijadwalkan untuk bertemu dengan Menpora Andi Malarangeng terlebih dulu.

Persebaya Versi Wisnu Tanggapi Dingin Larangan Polda Jatim

Surabaya - Polda Jatim tidak akan memberikan izin dua Persebaya menggelar pertandingan baik di Surabaya maupun di Jawa Timur, karena rawan dengan konflik. Namun, larangan itu ditanggapi dingin oleh Manager Persebaya, Wisnu Wardhana.

"Itu hak beliau sebagai kapolda untuk mengeluarkan statemen larangan digelarnya pertandingan, karena masalah keamanan," kata Wisnu Wardhana, kepada wartawan di DPRD Surabaya, Senin (8/11/2010).

Wisnu juga mengelak jika ada dua Persebaya di Surabaya yang dianggap Kapolda Jatim bisa menimbulkan konflik horizontal. "Yang tidak benar soal klaim ada duo Persebaya. Karena hanya ada satu Persebaya yang sah, yakni Persebaya di bawah asuhan saya," tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Surabaya.

Bahkan, Ketua DPRD Surabaya ini juga berencana menemui Kapolda Jatim, jika benar terjadi pencekalan. Pihaknya akan menjelaskan konflik yang terjadi pada tubuh Persebaya, serta akan menunjukkan surat keputusan resmi dari PSSI mengenai keabsahan Persebaya versinya.

"Kalau memang terjadi pencekalan, maka saya akan menemui beliau menjelaskan mana yang resmi dan legal dengan menunjukkan surat keputusan dari PSSI jika Persebaya hanya satu, yakni di bawah kepemimpinan saya," ujarnya.

CEO PT Persebaya Sayangkan Jika Laga Amal Dilarang Digelar

Surabaya - Persebaya Surabaya sangat menyayangkan jika laga amal 'Untuk Indonesiaku' yang akan digelar Liga Primer Indonesia (LPI) tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Alasannya, pertandingan ini merupakan laga amal, bukan politik.

"Ini laga amal bukan untuk tujuan politik atau lainnya. Toh, ini juga untuk bangsa. Dimana para pemain keturunan ini nantinya juga akan dinaturalisasi," kata CEO PT Persebaya, Liano Mahardika, kepada wartawan di Wisma Eri Irianto, Jalan Karanggayam, Surabaya, Senin (8/11/2010).

Pihak Persebaya mengaku belum menerima surat resmi dari Polda Jatim terkait rencana pembatalan laga amal antara Persebaya melawan Indoholland (tim Belanda Keturunan) di Gelora 10 November Tambaksari Surabaya. "Kita belum terima surat resmi dari Polda Jatim," ujar Liano.

Meski begitu, Liano optimis pihaknya akan mendapatkan izin tersebut. Alasannya, laga yang akan digelar pada Rabu 10 November 2010 merupakan pertandingan amal, sehingga tidak ada alasan untuk pembatalan pertandingan.

Meski begitu, kata Liano sampai saat ini pihaknya akan terus berusaha mendapatkan izin menggelar pertandingan amal tersebut.

Sementara itu, dalam laga amal tersebut, tim Persebaya akan menurunkan pemain yang akan berlaga di Liga Premier Indonesia (LPI) di bawah asuhan Aji Santoso.

Laga Amal Antara Persebaya vs Tim Belanda Keturunan Terancam Gagal

Laga amal antara Persebaya Surabaya melawan Tim Belanda Keturunan yang digelar Liga Primer Indonesia (LPI), 10 November lusa terancam gagal digelar. Soalnya, Polrestabes Surabaya mengalihkan izin pertandingan tersebut ke Polda Jatim.

Alasan pengalihan izin dikarenakan, jajaran Polrestabes Surabaya pada tanggal 10 November banyak kegiatan, maka pengajuan izin tersebut diarahkan ke Polda Jatim.

"Hari itu, Rabu 10 November 2010, kami memang banyak kegiatan," kata Kasubbag
Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Wiwik Setyaningsih, saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (8/11/2010).

Wiwik mengatakan bahwa pagi hingga siang hari tanggal 10 November, para personel
melakukan penjagaan demonstrasi. Sedangkan pada sore hingga malam, para personel melakukan penjagaan konser simfoni anak bangsa di Tugu Pahlawan.

"Karena adanya kegiatan tersebut, maka yang memohon izin pertandingan kami arahkan ke Polda Jatim," tambah Wiwik.

Wiwik menambahkan jika izin tersebut juga ditolak oleh Polda Jatim, maka itu adalah kewenangan Polda Jatim. Dan jika pun disetujui, maka dengan segala upaya Polrestabes Surabaya akan mengatur para personel yang akan ditugaskan menjaga keamanan pertandingan.

Sebelumnya sempat diberitakan, Polda Jatim tidak menutup kemungkinan, tidak akan mengizinkan Persebaya untuk bertanding di Surabaya maupun di Jatim.

Menurut Kapolda Jatim, keamanan Kota Surabaya bisa terganggu, dengan digelarnya pertandingan Persebaya, baik Persebaya versi Wisnu Wardhana maupun Saleh Mukadar. Konflik keamanan itu bisa terpicu dari pendukung tim Persebaya yang dikenal dengan Bonek. Kapolda berharap, pihaknya tidak ingin terjadi konflik horizontal yang merembet ke situasi keamanan dan ketertiba di Kota Surabaya.

"Persebaya kan ada 2 nama. Kalau kita melihat gambarannya, bisa menimbulkan konflik. Selama dua-duanya tetap menggunakan nama Persebaya, potensi konfliknya di situ. Kecuali kalau namanya lain meskipun orang-orangnya Persebaya itu lain. Makanya jangan menggunakan nama Persebaya, karena konfliknya itu," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Badrodin Haiti, kepada wartawan di mapolda usai melepaskan pengiriman bantuan korban bencana alam Gunung Merapi, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Duo Persebaya Terancam Tak Bisa Main di Surabaya

Surabaya - Munculnya duo Persebaya berbuntut pada izin pertandingan. Polda Jatim 'mengancam', tidak akan mengizinkan bagi duo Persebaya itu untuk bertanding di Surabaya maupun di Jatim.

"Kalau mengajukan ke saya, saya tidak mengizinkannya. Kenapa, karena faktor keamanannya, dan itu bisa memicu terjadinya konflik," ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Badrodin Haiti seperti diberitakan Detiksurabaya, Senin (8/11/2010).

Mantan Kapolres Surabaya Timur ini mengatakan, keamanan Kota Surabaya bisa terganggu, dengan digelarnya pertandingan Persebaya, baik Persebaya versi Wisnu Wardhana maupun Saleh Mukadar. Konflik keamanan itu bisa terpicu dari pendukung tim Persebaya yang dikenal dengan Bonek.

Kapolda berharap, pihaknya tidak ingin terjadi konflik horizontal yang merembet ke situasi keamanan dan ketertiba di Kota Surabaya.

"Persebaya kan ada 2 nama. Kalau kita melihat gambarannya, bisa menimbulkan konflik. Selama dua-duanya tetap menggunakan nama Persebaya, potensi konfliknya di situ. Kecuali kalau namanya lain meskipun orang-orangnya Persebaya itu lain. Makanya jangan menggunakan nama Persebaya, karena konfliknya itu," tuturnya.

Ketika ditanya tentang izin pertandingan bagi duo Persebaya di luar Kota Surabaya, atau ke daerah di luar Jatim, Badrodin mengaku akan melihat perkembangan faktor keamanan.

"Itu bukan pertandingannya aman atau tidak, tapi masalah konfliknya. Kalau di daerah di Jatim, kita lihat faktor keamanannya dulu. Kalau di luar Jatim, bukan kewenangan saya," jelasnya.

Derby Milan Tak Spesial Buat Seedorf

 
Milan - Terkait perseteruan panjang, status sebagai penguasa Kota Milan dan perjuangan jadi juara musim ini, pertemuan Inter Milan vs AC Milan mencukupi syarat big match. Tapi Clarence Seedorf menganggapnya sebagai laga biasa saja.

Milan masih harus menghadapi Palermo dalam lanjutan Liga Italia tengah pekan ini. Namun dengan Inter yang sudah menunggu di weekend nanti, panas laga Derby della Madonnina sudah terasa sejak jauh hari.

Duduk di posisi dua, Milan untuk sementara masih unggul satu angka atas seteru yang juga tetangganya itu. Kondisi yang bisa dibilang menggambarkan bakal ketatnya laga yang akan dilangsungkan di Giuseppe Meazza Senin (15/11/2010) dinihari WIB.

Gengsi pertandingan menjadi nilai lebih laga tersebut. Tapi di samping itu, laga yang dijuluki Derby Della Madoninna tersebut cuma pertandingan biasa dengan masing-masing berusaha mencari tiga angka. Demikian diungkapkan gelandang senior, Clarence Seedorf.

"Itu tidak akan lebih penting dibanding pertandingan lainnya karena setiap poin yang didapat sama nilainya di klasemen," sahut Seedorf di Football Italia.

Khusus di Seri A, Inter dan Milan sudah berhadapan sebanyak 174 kali.  Nerazzurri sementara mengungguli Rossoneri dengan meraih 64 kemenangan, 52 hasil imbang dan 58 kali kalah.

"Milan ingin terus bertarung sampai akhir perebutan Scudetto dan berkompetisi dengan semua sampai hari terakhir kompetisi," tuntas gelandang Belanda itu.

Milan Masih Butuh Inzaghi

Milan - Meski sudah berusia 37 tahun, Filippo Inzaghi masih dianggap sebagai komponen penting buat AC Milan. Bahkan, keluhan Inzaghi yang jarang dimainkan tidak membuat pikiran itu berubah.

Di usia yang tergolong senja buat seorang pemain depan, Inzaghi memang masih tajam. Dua golnya ke gawang Real Madrid di Liga Champions tengah pekan lalu jadi bukti sahihnya.

Namun, walau jadi pahlawan saat berjumpa Madrid, Inzaghi malah tidak bermain di pertandingan berikutnya, yakni menghadapi Bari di Seri A. Dalam laga itu, Milan unggul 3-2.

Secara umum, kesempatan bermain buat Inzaghi memang minim. Praktis, eks bomber Juventus itu baru sekali tampil sebagai starter dan enam kali jadi pemain pengganti--itu pun kebanyakan di penghujung babak kedua.

Ketidakpuasan sudah beberapa kali dilontarkan Inzaghi. Namun hal itu tidak cukup buat menghalangi niat Milan buat mempertahankan kakak dari Simone Inzaghi itu.

"Saya sudah bilang ke Pippo, "Kamu ditawari perpanjangan kontrak selama setahun dan tidak mungkin saya biarkan kamu pergi." Dia akan tetap bersama kami," tegas Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, di Football Italia.

Inzaghi yang sudah membela Milan sejak tahun 2001 itu punya kontrak di San Siro hingga akhir musim ini.

Allegri Puas Lihat Kerja Keras Milan

Bari - AC Milan sudah menjalani jadwal padat dengan lawan-lawan berat. Maka kemenangan 3-2 atas Bari pun disebut sebagai buah dari kerja keras para pemain Rossoneri.

Setelah ditekuk Juventus di Seri A dan bermain imbang lawan Real Madrid di Liga Champions, Milan sukses menundukkan Bari, Minggu (7/11/2010) malam WIB.

Mengingat bahwa itu adalah partai ketiga Milan dalam kurun waktu sekitar sepekan, sejumlah pemain diistirahatkan. Ronaldinho, Alexandre Pato dan Andrea Pirlo tak dimainkan Massimiliano Allegri sedari menit awal.

"Para pemain tampil amat bagus hari ini. Kami bermain setiap tiga hari, jadi semuanya harus bekerja keras dan mengorbankan diri mereka sendiri demi kepentingan tim untuk menang," kata Allegri di Football Italia.

"Kami membutuhkan semua pemain untuk siap dan juga dengan keyakinan di benak kalau kami adalah skuad yang tangguh," imbuhnya.

Sebelum meraih kemenangan atas Bari, Milan harus mendapat perlawanan alot dari lawannya tersebut. Bahkan meski bisa unggul cepat, 'Merah-hitam' niscaya sempat ketar-ketir dengan kejaran Bari.

"Sangat penting kami bisa kembali menang dan kami sudah main bagus. Sayang sekali kami kebobolan dua gol, tapi kami bikin sedemikian banyak peluang hari ini."

"Saya hanya lega melihat semua pemain siap bekerja keras," pungkasnya gembira.

Tundukkan Bari, Milan Geser Inter

Bari - AC Milan menggeser Inter Milan dari posisi dua klasemen sementara Seri A, berbekal kemenangan tandang atas Bari. Milan menang 3-2 di partai giornata 10.

Melawat ke markas Bari di San Nicola, Minggu (7/11/2010) malam WIB, Milan unggul cepat lewat Massimo Ambrosini di menit ke-4. Mathieu Flamini memperbesar keunggulan pada menit 31.

Bari sempat memperkecil ketinggalan lewat Vitaly Kutuzov di pertengahan babak kedua, tapi Milan sukses memantapkan kemenangan berkat gol Alexandre Pato di menit ke-72. Satu gol tambahan Bari di menit-menit akhir pun tak mengubah situasi.

Hasil itu membawa Milan ke posisi dua klasemen sementara dengan raihan angka 20, unggul satu poin dari Inter yang kini menempati posisi tiga usai sebelumnya ditahan imbang Brescia 1-1.

Jalannya Pertandingan

Milan dengan cepat langsung bisa memimpin atas Bari. Empat menit laga berlangsung, sebuah sepak pojok dituntaskan oleh Massimo Ambrosini dengan tandukan untuk bikin Milan unggul 1-0.

Dua menit kemudian, Bari berusaha menyamakan kedudukan. Dari sebuah situasi bola mati, Alessandro Parisi mengirim bola yang kemudian dikuasai Nico Pulzetti. Tapi sepakan Pulzetti belum tepat sasaran.

Bari kembali mencatatkan peluang di menit ke-24. Dari Sergio Almiron, bola lantas dikuasai Nicola Belmonte yang sepakan kaki kirinya masih melambung.

Giliran Milan menebar ancaman dua menit kemudian. Namun, sepakan Robinho dari depan gawang masih bisa diselamatkan. Robinho kembali memiliki peluang pada menit 30, kendati kali ini sepakannya masih melebar.

Milan akhirnya berhasil menggandakan skor pada menit 31. Dari umpan terobosan Zlatan Ibrahimovic, bola bisa dikuasai dan dikirim Mathieu Flamini ke dalam gawang Bari.

Dalam keadaan tertinggal, Bari berusaha bangkit dan membuat beberapa peluang, seperti sepakan Barreto yang masih melebar pada menit 36 dan tendangan Pulzetti yang masih dapat diredam Milan.

Di babak kedua Robinho mendapatkan peluang emas usai menerima umpan dari Seedorf menyusul sebuah serangan balik. Tapi sepakan kaki kanannya di menit ke-56 masih melambung.

Pada menit 65, justru Bari yang lantas bisa menipiskan ketinggalan. Menerima bola dari Barreto, Vitaly Kutuzov berhasil mengirim bola ke dalam gawang Milan.

Didekati Bari, Milan menjauh lagi. Gol ketiga Milan tercipta pada menit 72 lewat Alexandre Pato yang baru masuk sekitar sembilan menit sebelumnya, menggantikan Robinho. Sungguh pergantian jitu dari Milan.

Bari bikin Milan ketar-ketir setelah memperkecil ketinggalan lagi di menit-menit akhir lewat Paulo Vito Barreto. Namun, kemenangan akhirnya tetap jadi milik Milan dengan skor akhir 3-2.

Susunan Pemain:

Bari: Gillet; Belmonte, Masiello, Rossi, Parisi; Alvarez, Almiron (Gazzi 28), Donati, Pulzetti (Rivas 61) (D'Alessandro 72); Kutuzov, Barreto

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Yepes, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Flamini; Seedorf (Pirlo 78); Ibrahimovic, Robinho (Pato 63)

Sabtu, 06 November 2010

Galliani: Pemain Berkelahi Pertanda Bagus

Milan - Adriano Galliani mencoba mendinginkan tensi menyusul perkelahian antara Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu. Menurutnya, kejadian tersebut adalah sebuah pertanda bagus buat sebuah klub.

Ibra dan Onyewu terlibat perkelahian saat Milan menggelar sesi latihan rutin pada Jumat (5/11/2010) kemarin waktu setempat. Onyewu dikabarkan tak terima dengan tekel yang dilakukan Ibra, yang kemudian menyulut adu mulut dan kontak fisik antara keduanya.

Menurut laporan beberapa fans yang menyaksikan latihan tersebut, Onyewu sempat mencengkram leher rekannya itu. Perseteruan tersebut baru selesai setelah pemain Milan lainnya memisahkan mereka berdua dan sesi latihan dihentikan oleh Massimiliano Allegri.

"Itu benar, memang ada benturan penuh semangat antara mereka dan sesi latihan sempat dihentikan sementara. Itu sering terjadi di lapangan sepakbola dan berita itu jadi headline karena disaksikan oleh beberapa fans," sahut Galliani membenarkan berita yang sudah tersiar luas sebelumnya.

Namun Galliani menilai kubu Milan tak layak khawatir dengan apa yang terjadi pada dua pemainnya itu. Perkelahian antara pemain dianggapnya sebagai sesuatu yang normal dan bagus buat tim karena menunjukkan tim punya kemauan besar.

"Dalam segala hal, mereka berdua sudah meredakan ketegangan yang terjadi dan saya sudah berbicara panjang dengan mereka. Ini sudah selesai. Faktanya, saya melihat ini sebagai sesuatu yang baik."

"Saya suka melihat ada sedikit riak-riak. Saya memilih itu dibanding sesi latihan dengan minum teh dan orang-orang kemudian tertidur," tuntas pria berkepala botak itu di Football Italia.

Ibra-Onyewu Berkelahi, Latihan Milan Dihentikan


Reuters
Milan - Sesi latihan AC Milan pada Jumat (5/11/2010) waktu setempat selesai lebih cepat dari yang direncanakan. Penyebabnya adalah perkelahian yang melibatkan Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu.

Dikutip dari La Gazzetta dello, perkelahian antara Ibra dan Onyewu tersebut bermula saat Ibra melakukan tekel pada bek asal Amerika Serikat itu.

Disebutkan kalau tekel yang dilakukan Ibra sesungguhnya tidak terlalu keras. Jika kemudian Onyewu terpancing emosinya, itu karena dia khawatir cedera parah yang dialami hampir sepanjang musim lalu akan kembali kambuh.

Saat itulah mulai terjadi adu mulut antara keduanya. Ketegangan tak berhenti sampai di situ karena Ibra dan Onyewu kemudian terlibat adu fisik di tengah lapangan.

Massimiliano Allegri dan beberapa pemain Milan kabarnya harus memisahkan kedua pemain tersebut sebelum ketegangan benar-benar reda. Allegri, yang marah besar dengan kejadian tersebut dan langsung memberi peringatan keras pada kedua pemainnya itu, kemudian memutuskan menyudahi sesi latihan.

Ini bukan kali pertama Ibra "merecoki" sesi latihan Milan. Tak lama setelah kedatangannya, dia dianggap melakukan tindakan tak pantas dengan menendang lengan Rodney Strasser. Padahal saat itu mereka tidak sedang memainkan bola, namun tengah mendengarkan pengarahan dari Allegri.

Ada yang menyebut aksi Ibra tersebut hanya sebuah gurauan. Namun sebagian lain menyayangkan kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai tindak kekerasan.

Jumat, 05 November 2010

Andalkan Pemain Muda, Persebaya Fokus 10 November

Surabaya (beritajatim.com) - Laga amal Persebaya Surabaya lawan tim yang dihuni pemain keturunan Indonesia akan dilakukan lima hari lagi. Skuad Bajul Ijo pun mulai fokus mempersiapkan laga amal yang didonasikan untuk korban bencana alam di tanah air ini.

Arsitek Persebaya, Aji Santoso mengungkapkan, saat ino fokus timnya hanya satu, yakni menghadapi pemain Indo-Belanda yang dilangsungkan, Rabu (10/11/2010) di stadion Gelora 10 Nopember. "Saat ini kita hanya fokus tanggal 10 November," kata Aji singkat.

Hanya saja, perjalanan Persebaya menuju tanggal 10 November cukup terjal. Sebab mereka dipastikan bakal mengandalkan 99 persen pemain lokal dengan usia sangat muda. Sebab ia sudah kehilangan Juan Marcelo Cirelli, Amick Ciani dan Harri salisburi. Alhasil, Aji pun meminta pengelola Persebaya segera mencari pemain asing yang berkualitas.

"Kita memang butuh pemain asing, soalnya tidak ada leader di tim. Apalagi tim ini banyak diisi pemain muda hasil pembinaan Persebaya," imbuhnya.

Sementara itu, hengkangnya beberapa pilar membuat beberapa posisi mulai longgar. Oleh sebab itu, Aji mendatangkan mantan anak didiknya di PON Jatim, Rendy Irawan. Usai membela Jatim, Rendy pernah berlabuh di Gresik United (GU) dan Mitra Kukar.

Meski kesempatan Rendy untuk bergabung cukup besar, tapi Aji masih malu-malu untuk mengakuinya. "Ah enggak, dia cuma ikut berlatih saja. Kita pantau saja perkembangannya," sambung mantan pelatih Persisam Samarinda dan Persema Malang ini.

Pertandingan amal ini sendiri akan dilangsungkan pukul 18.30. Harga untuk Vip Rp 100 ribu, utama Rp 50 ribu dan ekonomi Rp 20 ribu. "Setelah dipotong biaya pertandingan, seluruh hasil penjualan tiket akan disumbangkan ke korban bencana," jelas Komisaris PT Persebaya Indonesia, Saleh Ismail Mukadar.

Akhirnya, PSSI Restui Laga Amal LPI

Jakarta- Rencana pertandingan amal sebagai wujud kepedulian Liga Primer Indonesia (LPI) terhadap korban bencana di Indonesia akan berjalan mulus. Pasalnya, PSSI tidak melarang pelaksanaan laga amal tersebut. "Kalau sebatas laga amal, boleh-boleh saja," ungkap Ketua Umum PSSI Nurdin Halid di Jakarta, Kamis (4/11/2010).

Seperti diberitakan, LPI akan menggelar laga amal yang bertajuk "Untuk Indonesiaku". Laga amal ini akan melibatkan tim keturunan Indonesia asal Belanda melawan Persebaya Surabaya pada 10 November di Stadion Gelora 10 November dan Persema di Stadion Gajayana Malang pada 12 November.

Penghasilan laga amal tersebut akan disumbangkan bagi korban tsunami di Mentawai dan korban letusan Gunung Merapi. General Manager Bidang Liga LPI Arya Abhiseka mengaku berharap agar laga amal ini tidak menimbulkan kontroversi.

Persebaya Incar Eks Pemain Timnas Argentina

Surabaya (beritajatim.com) - Usai kehilangan dua pemain asingnya, Persebaya Surabaya versi Saleh Mukadar yang akan berlaga di Indonesia Premiere League (IPL) mulai berburu nama baru. Salah satunya adalah mantan punggawa Timnas Agrentina di Piala Dunia 2002 silam, Claudio Daniel Husain.

Husain saat ini bermain untuk klub asal Chile, Audax Italiano. Menurut CEO PT Pengelola Persebaya (PT PP), Llano Mahardika, dirinya tengah melakukan pendekatan ke Husain. Namun langkahnya nampaknya cukup terjal.

"Kita terus melakukan pendekatan ke dia, tapi kita juga mendapat saingan dari klub asal Meksiko," aku Llano saat ditemui di Mess Persebaya, Kamis (4/11/2010) sore tadi.

Husain merupakan pemain yang lahir di San Justo, Argentina. Selama kariernya mulai tahun 1993 hingga 2010, Husain selalu membela tim kenamaan Argentina, seperti Velez Sarsfield, River Plate, Newell's Old Boys dan San Lorenzo. Selain itu, ia juga pernah bermain di dua klub Italia, AC Parma dan Napoli.

Saat ini, pemain kelahiran 20 November 1974 ini berstatus free agent. Bersama Timnas Argentina, ia sudah bermain 14 kali. Ia juga termasuk dalam skuad Argentina di Piala Dunia 2002, Jepang dan Korea Selatan. Bersama Timnas, ia mengenakan kostum 15.

Dari seluruh permainannya di Timnas, Husain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini sudah mencetak satu gol, yakni saat Argentina bertemu Peru di Lima, 3 September tahun 2000 silam.

Menurut situs transfermarkt, harga Husain ditaksir sejumlah 484.000 £ atau setara dengan Rp 6.8 miliar per musim. "Jangan lihat usianya, kualitasnya masih mumpuni kok," ucap Llano kepada beritajatim.com.

Menpora Dukung LPI ?

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dijadwalkan mengadakan makan siang bersama pemain keturunan Indonesia yang akan tampil dalam laga amal Liga Primer Indonesia.

Sebanyak 18 pemain muda keturunan Indonesia di Belanda akan datang dalam dua gelombang, Senin dan Selasa (18-19/11) untuk meramaikan laga amal bertajuk Untuk Indonesiaku.

"Rencananya tim keturunan akan disambut dan makan siang bersama Menteri Pemuda dan Olahraga pada hari Selasa, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Surabaya," terang general manajer Liga LPI Arya Abhiseka.

Sontak pernyataan ini menimbulkan pertanyaan mengenai adanya dukungan dari Menpora terhadap liga yang dianggap sebagai tandingan Liga Super gelaran Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.

Sejak didengungkan pertama kalinya, LPI memang tidak direstui PSSI. Namun Menpora juga menunjukkan tanda-tanda ketidakpuasan terhadap kinerja PSSI selama tujuh tahun terakhir yang tak menghasilkan gelar apapun.

Ketika ditanya apakah dengan adanya keterlibatan Menpora berarti LPI sudah mendapat restu negara, Arya hanya menjawab diplomatis.

"Saya rasa negara memang tidak dalam posisi setuju atau merestui LPI. Tetapi yang jelas negara cukup arif untuk melihat ini dari segi kemanusiaan, karena ini adalah acara amal," terangnya.

Laga tersebut digelar di dua kota, Surabaya dan Malang, masing-masing 10 dan 12 November, menghadapi Persebaya Surabaya dan Persema Malang.

Persebaya Terbelah

Munculnya Persebaya tandingan berimbas hingga akar rumput. Bonek, sebutan untuk suporter Persebaya, ikut terbelah antara mendukung Persebaya yang dipimpin Saleh Mukadar dan mendukung Persebaya versi Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana.

Di Indonesia, tak banyak klub yang memiliki hubungan erat dan bahkan saling mempengaruhi. Persebaya dan Bonek adalah salah satu dari yang sedikit itu. Pendukung Persebaya sendiri bukanlah sebuah entitas tunggal dan berada dalam satu komando.

Wastomi Suheri, Ketua Yayasan Suporter Surabaya (YSS), memang berada di kubu Wisnu Wardhana. Dalam aksi unjuk rasa di DPRD Surabaya beberapa waktu lalu yang mempertanyakan proses akuisisi Persebaya oleh Medco, beberapa pentolan YSS juga tampak. Namun itu tidak berarti suara YSS diamini oleh bonek-bonek lainnya.

Sejumlah bonek di luar elemen YSS yang diwawancarai beritajatim.com, menyayangkan munculnya 'dua matahari sepakbola' di Surabaya. "Perpecahan di tubuh Persebaya sangat disayangkan dan sangat memalukan kota Surabaya," kata Hendro, Bonek Solo.

Hendro heran dengan terbentuknya Persebaya tandingan oleh Wisnu Wardhana. Saat Persebaya mengalami keterpurukan anggaran, tak ada anggota DPRD Surabaya yang menunjukkan kepedulian. Bahkan, dana APBD untuk Persebaya terus-menerus ditunda pencairannya. Justru saat Persebaya yang dipimpin Saleh Mukadar mulai mendapat suntikan dana segar dari investor, muncul Persebaya tandingan.

Andhi Mahligai, Bonek Jakarta yang saat ini bekerja di Badan Pertanahan Nasional, menilai konflik di tubuh Persebaya tak lepas dari status tim Bajul Ijo sebagai klub besar. "Jika kita analisis dari sisi politis, Persebaya merupakan salah satu sumber legitimasi yang kuat dalam segi apapun, di Surabaya bahkan di Indonesia. Banyak kepentingan yang bermain di Persebaya," katanya.

Andhi menuding PSSI berperan cukup besar dalam perpecahan tersebut, dengan terang-terangan mendukung salah satu kubu Persebaya. Hal serupa juga dilihat oleh Prasetyo Utomo, salah satu pentolan Bonek Brotherhood yang saat ini bekerja di Departemen Keuangan. "Sangat kelihatan intervensi PSSI, mulai dari masalah tanding ulang sampai surat keputusan pembentukan tim Persebaya Wisnu Wardhana," katanya.

Prasetyo, Andhi, dan Hendro tidak mendukung atau membela Saleh Mukadar sebagai personal. Prasetyo bahkan adalah salah satu yang mengkritik keras Saleh Mukadar, saat dipaksakan naik menggantikan Arif Afandi menjadi ketua umum Persebaya tahun 2008.

Namun Prasetyo mendukung siapapun yang berniat membawa Persebaya ke arah klub profesional. Kali ini Prasetyo, Andhi, dan Hendro melihat Persebaya di bawah pimpinan Saleh sudah berada di jalur yang benar dengan mengikuti Liga Primer Indonesia.

"Saya akan menonton atau mendukung persebaya yang profesional. Yang profesional yang bagaimana? Yang tidak nyusu kepada APBD," sahut Aryadin, Humas Bonek Jabodetabek, kepada beritajatim.com, Selasa (26/10/2010).

Munculnya dua kubu Bonek antara yang mendukung Persebaya Wisnu Wardhana untuk tetap bermain di Divisi Utama dan mendukung Persebaya bermain di Liga Primer Indonesia memunculkan keprihatinan di kalangan Bonek sendiri.

Di dunia maya, perdebatan antar Bonek ini cukup kuat. Namun sejauh ini perbedaan tersebut tidak mengarah pada kekerasan. Inilah yang membuat Andhi senang. "Saya yakin, meskipun berbeda pendapat, Bonek akan dewasa dalam menyikapi hal ini. Itulah poin saya, agar tak ada perpecahan semuanya harus bersikap dewasa," katanya.

Aryadin meminta agar semua elemen Bonek duduk bersama. Sejauh ini, beberapa komunitas Bonek sudah bertemu dan membicarakan masa depan Persebaya. Prasetyo menilai kunci persoalan ada pada rezim PSSI Nurdin Halid. Jika Nurdin Halid turun dari kursi kepemimpinan PSSI, maka persoalan di Persebaya akan berakhir.

Hari ini masa depan Persebaya adalah sepakbola industri. Tak ada tempat untuk menoleh ke belakang, berharap kembali kepada APBD. Bahkan, profesionalisme ini harus diikuti oleh elemen suporter. Prasetyo memimpikan adanya organisasi suporter yang memiliki saham di klub. Mitra Surabaya pernah menjadi pelopor klub dengan saham yang dimiliki masyarakat, sehingga disebut The Public.

Kelak Bonek akan berafiliasi resmi dengan klub, dan diwadahi dalam asosiasi resmi suporter. "Bahkan jika nantinya Persebaya sudah terbuka, asosiasi suporter bisa membeli saham tersebut. Tentu saja hubungan emosional akan tetap terjaga, dan suporter akan benar-benar memiliki Klub tersebut. Dampaknya, efek negatif tindakan suporter bisa diminimalisasi," kata Andhi.

Perpecahan di kubu Persebaya adalah batu ujian pertama bagi kedewasaan Bonek. Sebagai entitas suporter, Bonek boleh jadi terbelah dalam dua kubu. Namun sebagai sebuah semangat, Bonek tak pernah terpecah. Kita tunggu saja.

INGAT!!! LPI,,BUKAN YANG LAIN..!!!
SALAM SATU NYALI,WANI...!!!

Super Pippo Masih Super

Milan - Super Pippo adalah julukan yang disandang Filippo Inzaghi. Kini meski sudah terhitung berusia veteran apalagi untuk seorang pemain depan, namun attacante AC Milan itu membuktikan bahwa julukan tersebut masih layak disandangnya.

Super Pippo membuktikan ketajamannya dalam laga melawan Real Madrid dinihari tadi. Dua gol yang dibukukan pemain 37 tahun ini ke gawang Iker Casillas menjadikan koleksi gol-nya di Eropa menjadi 70.

Masuk di menit ke-59 dan dalam kedudukan tertinggal 0-1, Inzaghi berhasil mencetak dua gol guna membawa Rossoneri berbalik unggul 2-1. Namun gol Pedro Leon di menit akhir pertandingan membuyarkan kemenangan Milan.

"Ini tidak mudah karena saya terakhir kali mencetak gol dalam laga melawan Catania (18 September). Kemudian di sembilan laga selanjutnya saya bisa dibilang tidak bermain," ujar Inzaghi.

Dilansir dari Football-Italia, ketika Inzaghi melepas jaket tim, pertanda dia siap dimasukkan, Milanisti yang memadati San Siro langsung bersorak.

"Ketika saya meninggalkan bangku cadangan dan mungkin merasa sedikit down, supoerter mengingatkan saya tentang segala hal yang pernah saya berikan untuk tim dan itu benar-benar membuat saya bersemangat," tandas eks striker Atalanta dan Juventus itu.

Tidak hanya mencatatkan rekor Eropa, pemain berkebangsaan Italia itu juga mencatatkan dirinya di buku sejarah AC Milan. Dengan 145 gol yang dikemasnya bersama Rossoneri, ia melampaui catatan legenda Milan Marco Van Basten.

"Melewati rekor Van Basten yang kita tahu seperti apa kontribusi dia untuk Milan merupakan sebuah kehormatan besar," ujar Inzaghi.

"Saya ingin mendedikasikan malam yang luar biasa ini, mungkin yang terbaik di sepanjang karir saya, untuk saudara saya, teman, dan Stefano Borgonovo. Saya bertemu dia beberapa hari yang lalu dan saya berjanji untuk merayakan rekor ini bersama dia," kata pemain kelahiran 9 Agustus 1973 itu.

Ada pun Borgonovo adalah pemain yang pernah memperkuat AC Milan tahun 1986-1990. Meski begitu selama itu dia lebih sering dipinjamkan ke klub lain yakni Como dan Fiorentina. September 2008, Bogronovo divonis menderita penyakit amyotrophic lateral sclerosis. 

Allegri: Milan Harusnya Menang

Milan - Dua gol Filippo Inzaghi nyaris mengantar AC Milan melakukan comeback saat menjamu Real Madrid. Rossoneri kemudian cuma bermain imbang, yang membuat Massimiliano Allegri kecewa karena timnya membuang tiga poin.

Milan awalnya dapat tekanan bertubi saat menjamu Madrid di matchday IV Liga Champions. Sempat tertinggal oleh gol Gonzalo Higuain, Rossoneri mampu membalikkan keadaan lewat sepasang gol Filippo Inzaghi.

Namun kemenangan yang sudah di depan mata batal diraih. Di masa injury time Pedro Leon memastikan kedua tim mendapat satu poin dengan gol yang dia buat. Skor akhir laga 2-2.

"Sungguh disayangkan, karena pada dasarnya kami sudah memenangi pertandingan. Kami merasa kalau kami telah membuang kemenangan," tegas Allegri di Football Italia.

"Real punya teknik yang hebat dan bergerak dengan cepat, sementara kami mungkin terlalu terburu-buru saat membangun serangan. Kami memasang striker jauh melebar jadi saat kehilangan bola kami bisa menekan mereka dan menghasilkan lebih banyak keuntungan di lini tengah," lanjut Allegri menganalisa permainan timnya.

Kegagalan memetik kemenangan atas Madrid bisa membahayakan peluang Milan lolos ke babak 16 besar. Dengan poin lima dikumpulkan, Andrea Pirlo cs kini cuma unggul satu poin atas Ajax Amsterdam dan terpaut dua dari AJ Auxerre.

"Saya pikir imbang adalah hasil yang tepat mempertimbangkan peluang yang dimiliki Real di babak pertama, meski kami juga punya peluang bersih mencetak gol. Di babak kedua kami bermain terlalu dalam, tapi reaksi dan rasa lapar untuk membalikkan hasil adalah kekuatan tim ini," pungkas pria 43 tahun yang musim lalu membesut Cagliari itu.

Pippo Tersubur di Pentas Eropa

Jakarta - Meskipun usianya yang telah mencapai 37 tahun, Filippo Inzaghi masih dapat menorehkan tinta emas. Dua golnya ke gawang Real Madrid membuatnya menjadi salah satu pemain tersubur di pentas Eropa.

Prestasi itu dibuatnya saat tampil membela Milan menghadapi Madri dalam lanjutan penyisihan Grup G di San Siro, Kamis (4/11/2010) dinihari WIB. Laga tersebut berkesudahan dengan skor 2-2.

Inzaghi datang dari bench di menit 60 menggantikan Ronaldinho dan langsung memberikan efeknya. Ia memberondong tim lawan dengan dua gol-nya setelah tertinggal lebih dulu lewat Gonzalo Higuain.

Sayang pada akhirnya Milan gagal menang. Pedro Leon memaksa kedua tim berbagi angka setelah mencetak gol di injury time.

Meski demikian, laga ini menjadi hari yang bersejarah buat Pippo. Dua golnya tadi menjadikan ia sebagai yang tersubur di kompetisi Eropa dengan total 70 gol dari 112 laga.

Ia melampaui pemilik rekor sebelumnya mantan pemain Madrid Raul Gonzalez yang memiliki selisih satu gol lebih sedikit dari hasil 140 kali bertanding.

"Saya sangat bangga berada di level ini di umur saya yang kian senja, mendengar banyak kritik tentang saya dan saya membuktikan kualitas saya di lapangan," ujar Inzaghi kepada Sky Sport Italia.

"Beberapa komentator melupakan saya dan saya sudah membuktikan diri sekarang. Ini tidak mudah, karena saya terakhir kali mencetak gol saat melawan Catania (September lalu)," demikian dia.

'Contohlah Inzaghi'

Milan - Filippo Inzaghi nyaris jadi pahlawan AC Milan saat dia mencetak dua gol ke gawang Real Madrid. Karena semangat dan antusiasmenya yang tak padam, Super Pippo adalah contoh buat banyak pesepakbola muda.

AC Milan dalam posisi tertinggal 0-1 saat Inzaghi dipilih menggatikan Ronaldinho. Masuknya striker gaek berusia 37 tahun itu di luar dugaan mampu mendongkrak perfoma Rossoneri.

Pippo bahkan mencetak dua gol yang sempat membawa tuan rumah balik mengungguli tamunya dengan skor 2-1. Malang buat Milan, mereka akhirnya harus rela bermain 2-2 karena Pedro Leon menjebol gawang Cristian Abiatti di masa injury time.

Kembali ke Inzaghi, dua gol  yang dia buat ke gawang Madrid beberapa jam lalu seakan menunjukkan statusnya sebagai striker yang tetap harus diwaspadai. Meski sudah jadi penghuni setia bangku cadangan Diavolo Rosso, Pippo selalu tampil habis-habisa saat diturunkan.

Dwi gol yang dia lesakkan ke gawang Iker Casillas dinihari tadi adalah buktinya, terlepas dari kontroversi offside terkait gol keduanya. Di Seri A musim ini Inzaghi sudah mencetak dua gol, juga saat dipasang sebagai pemain pengganti.

"Saya pikir Pippo adalah contoh jika melihat bagaimana dia masuk dan mempengaruhi permainan. Dia menjadi contoh buat para pemain muda, karena dia butuh semangat dan api dalam darahnya untuk bisa bermain dalam level ini," sanjung Massimilliano Allegri di Football Italia.

Dua gol tersebut mengukuhkan posisi Inzaghi sebagai top skorer Milan di kompetisi Eropa dengan total telah membuat 39 gol. Pippo kini juga tercatat sebagai salah satu top skorer kompetisi Eropa dengan total telah 70 kali menjebol gawang lawan.

Soal Gol Pippo, Mourinho Enggan Gugat Wasit

Milan - Jose Mourinho masih enggan membahas gol kedua AC Milan ke gawang Real Madrid yang cukup kontroversial. Entrenador Madrid itu malah memuji mental Milan dan bakat dari timnya sendiri.

Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions meski hanya bermain imbang 2-2 saat dijamu Milan di San Siro, Kamis (4/11/2010) dinihari WIB. Madrid sempat di atas angin dan unggul duluan kendati juga sempat tertekan karena balik ketinggalan sebelum meraih hasil imbang.

Sepasang gol Milan sendiri lahir dari pemain veteran Filippo Inzaghi yang jadi super sub dalam laga tersebut. Namun, gol kedua Pippo juga tak lepas dari kontroversi karena hasil tayangan ulang jelas memperlihatkan ia sudah terjebak offside.

"Gol pertama Milan lahir karena Pepe terpeleset. Gol kedua mereka jelas offside dan tak diragukan lagi. Tapi saya tak mau bicara tentang wasit," tukas Mourinho di Football Italia.

Alih-alih meradang karena dirugikan wasit, Mourinho memang tampak melihat sisi positifnya saja dari penampilan Madrid. Ia menilai timnya sudah tampil bagus, demikian pula dengan Milan yang mampu bangkit di babak kedua.

"Saya lebih suka bilang pemain kami tampil bagus, bahwa di babak pertama, seperti pertemuan sebelumnya, mereka tampil apik. Milan tidak luar biasa dalam aspek sepakbola, tapi karakter mereka sangat bagus dengan adanya figur seperti Inzaghi, Gennaro Gattuso dan Clarence Seedorf yang sudah bertahun-tahun main di Liga Champions."

"Madrid pegang kendali tapi mereka punya karakter untuk memukul balik. Tak mungkin Madrid pulang dengan kekalahan, jadi gol telat kami sangat layak. Tim kami sangat muda dan harus tumbuh, tapi punya potensi besar. Malam ini kami membuktikan bakat kami dan bahwa kami juga masih sedikit naif, jadi kami harus lebih tajam untuk jadi juara," tegas Mourinho.

Liga Champions Grup G : Imbangi Milan 2-2, Madrid ke 16 Besar

Milan - Real Madrid memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Dalam laga sengit dan terjadi saling susul keunggulan, Rossoneri dan Los Merengues berbagi poin usai bermain imbang 2-2.

Di San Siro, Kamis (4/11/2010) dinihari WIB, Madrid lebih dulu unggul melalui Gonzalo Higuain jelang turun minum. Rossoneri mampu membalikkan keadaan lewat dua gol Filippo Inzaghi di menit 69 dan 77.

Namun kemenangan yang sudah di depan mata tersebut harus menguap kembali setelah Pedro Leon mencetak gol kedua Los Merengues di babak masa injury time.

Tambahan satu poin membuat Madrid kini punya koleksi 10 poin dari empat laga. Meski masih ada dua laga tersisa di fase grup, anak didik Jose Mourinho sudah memastikan tiket ke babak 16 besar.

Sementara buat Milan, dengan lima poin yang kini dimiliki mereka masih berhak duduk di posisi dua. Andrea Pirlo cs bakal dapat persaingan sengit dari AJ Auxerre dan Ajax Amsterdam untuk memperebutkan tiket kedua dari grup ini.

Di pertandingan lainnya, Auxerre memetik kemenangan pertama setelah menundukkan Ajax dengan skor tipis 2-1. Klub Prancis itu kini masih duduk di posisi terbawah dengan poin tiga, sementara sang raksasa Belanda berada di atasnya dengan poin empat.

Jalannya Pertandingan

Milan langsung berusaha menekan saat pertandingan dimulai. Namun justru Madrid yang punya peluang pertama di menit kedua ketika tendangan Gonzalo Higuain dari luar kotak penalti ditepis Cristian Abiatti sambil menjatuhkan diri.

Setelah tandukan Pepe menyongsong umpan tendangan bebas masih melayang tipis di atas mistar, Milan membalas melalui Kevin Prince Boateng. Dapat umpan dari sisi kanan, sepakan gelandang asal Ghana itu tepat mengarah ke pelukan Iker Casillas.

Milan benar-benar berada dalam tekanan di menit-menit berikutnya. Angel Di Maria berhasil mematahkan perangkap offside dan mengalahkan Gianluca Zambrotta di dalam kotak penalti, namun sepakannya melenceng tipis dari tiang dekat Abbiati. Sebelumnya tendangan firts time Xabi Alonso juga cuma tipis luput dari sasaran.

Dua penyelamatan gemilang oleh Pirlo. Dengan kepalanya gelandang internasional Italia itu membuang bola tandukan Higuain tepat di garis gawang, sementara upaya rebound Di Maria dengan sepakan kaki kanannya juga mentah di kepala pemain berjuluk Metronom itu.

Di menit 22 Milan punya peluang bersih pertamanya saat Zlatan Ibrahimovic lolos dari jebakan offside. Namun striker Swedia itu gagal mengalahkan Casillas saat tinggal berhadapan duel satu lawan satu.

Sebuah kesalahan yang dibuat Casillas nyaris membuat Ibra membawa Milan unggul. Mencungkil bola melewati kepala Casillas yang keluar dari sarangnya, si kulit bundar gagal diarahkan dengan sempurna ke dalam gawang oleh mantan pemain Barcelona itu dan cuma menghasilkan tendangan gawang.

Milan akhirnya harus menyudahi babak pertama dalam posisi tertinggal setelah Higuain menjebol gawang Abiatti di menit 45.  Menerima umpan pendek dari Angel Di Maria yang menyelinap di antara banyak pemain tuan rumah, Higuain terlepas dari pengawalan bek Milan dan memperdaya Abiatti untuk membawa Los Merengues mempimpin 1-0.

Baru dua menit babak kedua berjalan Abiatti kembali harus jatuh bangun mengamankan gawangnya saat harus menepis tendangan jarak jauh CR7.

Selanjutnya Milan terus berada di bawah dominasi Madrid. Meski terlihat mulai menurunkan tempo permainan dibanding  babak pertama, Los Merengues tetap bisa mengurung Rossoneri di sekitar 10 menit awal paruh kedua.

Di menit 58 Ronaldinho ditarik keluar dan digantikan Filippo Inzaghi. Keputusan yang dibuat Massimilliano Allegri ini ternyata membuahkan hasil positif karena sembilan menit berselang dia mencetak gol penyama.

Gol balasan Milan yang tercipta di menit 69 tersebut diawali kegagalan Marcello mengamankan bola saat berada dalam tekanan Zlatan Ibrahimovic. Sepakan striker Swedia itu dari dalam kotak penalti mampu ditepis Iker Casillas, tapi Pippo bisa me-rebound dengan kepalanya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pippo!! Milan balik unggul di menit 77 kembali melalui striker gaeknya itu.  Gol ini berbau kontroversi karena Inzaghi terlihat jelas berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Gattuso. Super Pippo mampu memenangi duel dengan Pepe untuk kemudian menceploskan bola ke dalam gawang.

Milan sepertinya akan memetik tiga poin karena hingga menit 90 mereka mampu mempertahankan keunggulan. Namun di masa injury time Pedro Leon mampu menjebol gawang Abiatti. Mendapat umpan terobosan dari Karim Benzema, sepakan Pedro Leon menyelinap di antara kaki Abiatti dan membungkam publik San Siro.

Skor akhir sama kuat 2-2.


Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Boateng, Pirlo, Gattuso (Seedorf 84); Ronaldinho (Inzaghi 59); Pato (Ambrosini 72), Ibrahimovic

Real Madrid: Casillas; Sergio Ramos, Pepe (Pedro Leon 80), Carvalho, Marcelo; Xabi Alonso, Khedira; Cristiano Ronaldo, Ozil (Raul Albiol 94), Di Maria; Higuain (Benzema 73)

LPI Yakin Partai Amal Takkan Munculkan Polemik

Jakarta - Mendatangkan pemain-pemain dan wasit asing, Liga Primer Indonesia (LPI) yang tidak mendapat pengakuan dari PSSI, merasa yakin program pertandingan amalnya di bulan ini takkan menimbulkan polemik.

Sebagai salah satu program persiapan kickoff kompetisi mereka pada awal Januari mendatang, LPI akan menggelar dua pertandingan di Surabaya (10/11) dan Malang (12/11), dengan menghadirkan pemain-pemain keturunan Indonesia yang berada di Belanda.

Dalam jumpa pers di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2010), General Manager Bidang Liga LPI, Arya Abhiseka, didampingi oleh ketua panpel Persebaya, Paulus Helly, dan ketua panpel Persema, Wisudo. Kedua klub yang terakhir disebut itu merupakan dua dari 18 klub yang diklaim akan mengikuti LPI.

Terkait hajatan mendatangkan pemain-pemain asing, Arya tidak melihat ada aturan-aturan tertentu yang bisa menjegal, misalnya harus ada prosedur legal resmi dari asosiasi sepakbola negara lokal, yang dalam hal ini adalah PSSI.

Begitu pula perihal izin mendatangkan wasit asing, sebagaimana LPI sedang memilih di antara wasit Hongaria atau Australia yang akan memimpin pertandingan amal tersebut.

"Pertandingan ini sifatnya fun, eksebisi. Kita menawarkan pada mereka (pemain keturunan) untuk berparsitipasi untuk laga amal. Masak iya untuk pertandingan amal saja dibikin masalah. Ini lebih ke individu. Saya rasa, mereka yang ingin beramal harus dihormati juga," papar Arya.

"Soal wasit asing juga begitu. Wasit 'kan sebuah profesi, sama seperti profesi-profesi yang lain. Mereka punya asosiasi, wadah di setiap negara, dan mereka bisa independen. Kami (LPI) cukup melakukan komunikasi dan mendapatkan kesepakatan dengan asosiasi wasit di sana."

Pada pertandingan amal itu LPI juga akan mengundang perwakilan Match Comissioner dari AFC. Dari situ mereka akan dibimbing dan diberi exercise tentang segala hal terkait sebuah pertandingan, yang menjadi standar AFC.

"Ini bisa menjadi sebuah simulasi, exercise juga untuk klub-klub sampai panpel. Nantinya bimbingan dari AFC iu bisa kami jadikan sebagai prosedur standar atau semacam SOP (Standard Operating Procedure)."

Panpel Persebaya dan Persema juga menyatakan kesiapannya mendukung program tersebut. Saat ini pihak panitia di dua kota tersebut sedang mengurus persiapan termasuk perizinan dari polisi. Mereka yakin izin tersebut mudah keluar dalam waktu dekat ini.

"Buat orang Surabaya, pertandingan apapun pasti diikuti," ujar Ketua Panpel Persebaya, Paulus Helly. "Malang kondusif untuk sepakbola," timpal Wisudo, ketua panpel Persema.

Seluruh pemasukan dari pertandingan amal tersebut, dari penjualan tiket sampai sponsor, akan disumbangkan untuk para korban banjir di Warsior, tsunami di Mentawai, dan letusan Gunung Merapi di Yogyakarta dan sekitarnya.

LPI akan menanggung semua biaya operasional termasuk bayaran untuk tim pemain amatir keturunan yang didatangkan dari Belanda. Hanya saja Arya enggan menyebutkan nilai material untuk hal itu.

"Ada lah. Itu hal yang normal. Jumlahnya saya rasa tidak signifikan untuk dijadikan sebuah polemik," tandas Arya.

Boyong Pemain Keturunan di Belanda, LPI Gelar Partai Amal

Jakarta - Liga Primer Indonesia (LPI) terus mempersiapkan kemunculannya. Sebagai salah satu program, mereka akan menggelar pertandingan amal di dua kota dengan mendatangkan belasan pemain keturunan di Belanda.

Laga amal itu dihelat di Surabaya pada 10 November dan Malang dua hari kemudian. Tim tuan rumah Persebaya dan Persema, yang diklaim akan mengikuti LPI, akan menjajal tim yang beranggotakan pemain-pemain keturunan Indonesia yang ada di "Negeri Kincir Angin".

Seluruh revenue dari dua pertandingan itu, mulai dari hasil penjualan tiket sampai pemasukan dari sponsor, 100 persen akan disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Warsior, Mentawai, dan Yogyakarta (letusan Gunung Merapi).

"Ongkos menggelar pertandingan, termasuk match fee untuk tim pemain keturunan, ditanggung oleh LPI. Adapun revenue dari partai amal ini seluruhnya untuk amal buat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," demikian dijelaskan General Manager Bidang Liga LPI, Arya Abhiseka, dalam pertemuan dengan wartawan di Hotel Crowne Plaza, Jl. Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selasa, Kamis (4/11/2010).

Ke-18 pemain keturunan yang akan datangkan tersebut berasal dari berbagai klub amatir di Belanda, yang merupakan klub-klub satelit dari akademi Feyenoord FC. Tim ini akan didampingi oleh tujuh ofisial dari klub-klub yang disasar tersebut. Adapun wasit yang akan memimpin pertandingan masih diseleksi, apakah dari Hongaria atau Australia.

"Kenapa Belanda, karena kita tahu, banyak pemain-pemain keturunan Indonesia bermain di sana. Sebuah momentum adalah pernyataan Giovanni van Bronckhorst di Piala Dunia lalu, bahwa dia bangga menyatakan dirinya sebagai orang (keturunan) Indonesia," ulas Arya.

Beberapa pemain keturunan yang mungkin sempat familiar di telinga fans Indonesia adalah Muhamad Rigan Agachi , Simon Patrick Latumalea, Mark Jeffrey Pohowainjaan, dan Dominggus Yoenoes Roberto Limdoean. Disebutkan bahwa Van Bronckhrost sempat dijajaki untuk ikut mengikuti eksebisi ini, tapi yang bersangkutan sedang menjalani tes lisensi kepelatihan di Feyenoord.

Pertandingan tim keturunan melawan Persebaya dihelat di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, sedangkan kontra Persema digelar di Stadion Gajayana. Trans7 akan menyiarkan langsung kedua pertandingan tersebut mulai pukul 18.00 WIB.

"Kami yakin animo masyarakat (Surabaya dan Malang) pada pertandingan amal ini sangat tinggi. Saya rasa banyak orang, dari suporter, sponsor sampai pers, terus menunggu-nunggu LPI," tukas Arya, yang juga berharap donasi yang terkumpul untuk amal itu bisa mencapai 3-4 miliar rupiah.

Daftar pemain keturunan Indonesia yang disiapkan:


Kiper: Robertus Gerardus Vermeulen (FC Geldop Klasse), Simon Patrick Latumalea (ACV Assen Hoofdklasse)

Bek: Giovanni Geronimo Geraldo Wilikin (TOP Topklasse), Mark Jeffrey Phowainjaan (FC Berkum Hoofdklasse), M. Rigan Agachi (FC Geldrop Klasse), Stephan Georg Rahantoknam ( HHC Topklasse), Sergio Kawarmala (VV De Walk Valkenswaart Topklasse)

Gelandang: Ruben Wuarbanaran (FC Den Bosch Jupiler League), Dominggus Yoenoes Roberto Limdoean (FC Zwolle Jupiler League), Larry Antoon George van Ommen (VV Dongen Hofdklasse), Dane Dwight Brard (FC Dordrecht), Wisbard Sibsurak Tjaka Rahantoknam (Be Quick Topklasse), Yoram Charles Pesulima (DTS '35 Klasse), Bjorn Sven Becker (VV Gemert Topklasse)

Penyerang: Jhonny Rudolf van Beukering (-), Jordy Alexander de Kat (TOP Klasse), Rapahel Maitimo (-), Cobenn Marcus Calistus Farneoeboen (Prinses Irene)

Juve: Del Piero Takkan ke Milan

Turin - Alessandro del Piero sedang menghitung masa berakhir kontraknya di Juventus dan oleh karena itu sudah digoda AC Milan. Tapi menurut pihak Juve, maskotnya itu takkan menjadi anggota Rossoneri.

Sudah 17 tahun membela La Vecchia Signora, masa depan Del Piero tengah diperbincangkan karena Juve kabarnya tak mau memberinya kontrak baru. Usia boleh jadi merupakan faktor utama karena pada 9 November ini ia akan genap 36 tahun.

Setengah tahun sebelum kontraknya berakhir, bos besar Milan Silvio Berlusconi "memanas-manasi" pemain berjulukan Il Pinturicchio itu. Jika mau, kata sang pemilik Milan, ia boleh meneruskan sisa karirnya di San Siro.

"Del Piero ke Milan? Saya rasa tidak," tutur general manager Juve, Beppe Marotta. "Bahwa Berluscno menilainya sebegitu tinggi adalah sebuah testioni. Tapi Del Piero takkan memakai kostum Milan."

Del Piero kabarnya cuma punya dua pilihan terkait akan berakhirnya masa kontrak dia di Turin tahun depan. Kalau tidak bertahan bersama Si Zebra, ia memikirkan opsi pindah ke lua Italia.

"Kakak dia (yang juga agennya) mengatakan, Ales adalah pemain Juventus dan masih akan begitu. Akan ada pertemuan soal ini dengan Presiden Andrea Agnelli," tambah Marotta.

Sejauh musim ini Del Piero belum menjadi starter reguler skuad Luigi del Neri. Dari sembilan kali turun ke lapangan di Seri A, ia baru lima kali main dari menit pertama.

"Stadion baru akan siap musim depan, dan kalau Del Piero berharap main di sana, maka takkan ada masalah," simpul Marotta, seperti dilansir Football Italia.

Inzaghi: Beri Saya Kesempatan Lebih

Milan - Dua gol yang dibukukan Filippo Inzaghi ke gawang Real Madrid membuktikan dirinya belum habis. Super Pippo pun berharap setelah ini pelatih Massimiliano Allegri lebih sering menampilkannya.

Inzaghi tampil sebagai pemain pengganti dalam laga antara AC Milan kontra Real Madrid di Liga Champions, Kamis (4/11/2010) dinihari WIB. Pemain 37 tahun itu memborong seluruh gol Rossoneri dalam laga yang berkesudahan 2-2 itu.

Dua gol itu membawa Inzaghi mencetak rekor baik itu di tingkat Eropa mau pun tingkat klub. Ada hal lain yang juga diharapkan oleh eks striker Atalanta dan Juventus itu. Inzaghi ingin dua gol ini sudah cukup untuk membuktikan dirinya layak diberikan kepercayaan lebih.

"Saya berkata kepada pelatih bahwa saya merasa baik dan saya menjalani hal yang berat ketika saya tidak main dalam sembilan pertandingan. Memang saya tak mudah kehilangan semangat, namun di waktu yang sama, berdasarkan pengalaman maka kekhawatiran itu pasti ada ketika kita sudah berlatih keras namun tidak ada kesempatan untuk membuktikan kemampuan," lugas Inzaghi dikutip dari Football-Italia.

Statistik dari Soccernet menunjukkan sejauh ini Inzaghi baru sekali menjadi starter yakni dalam laga melawan Catania 18 September lalu. Selebihnya ia tampil sebagai pengganti. Enam pertandingan dilalui pemain 37 tahun itu sebagai cadangan tak bermain.

Kamis, 04 November 2010

Berlusconi Ajak Del Piero Gabung Milan

Milan - Dengan usia yang sudah 35 tahun, Alessandro Del Piero sudah mulai memikirkan masa pensiunnya. Siapa sangka dia justru dapat tawaran dari klub lain saat Silvio Berlusconi mengajaknya gabung ke AC Milan.

Ajakan Berlusconi pada Del Piero diajukan akhir pekan kemarin. Saat itu bintang senior Bianconeri tersebut baru jadi pahlawan kemenangan timnya saat menundukkan AC Milan dengan skor 2-1.

Usai pertandingan, Berlusconi ternyata mendatangi ruang ganti Juventus dan sempat berdialog dengan mantan pemain internasional Italia itu. Dalam kesempatan itulah Berlusconi menawari Alex memperkuat tim miliknya.

"Kami bermain bagus di hari Sabtu malam. Memalukan kami sampai kalah. Tapi Juve tim yang hebat dan di atas itu semua mereka punya pemain hebat," sahut Berlusconi di Football Italia.

"Saya pergi ke ruang ganti pemain dan menyelamati mereka semua dan terutama Del Piero. Saya bilang padangnya kalau saya tahu kontraknya akan habis dan saya tawari (kesempatan) datang ke Milan," lanjut pria yang masih menjabat sebagai perdana menteri Italia itu.

Kontrak Del Piero bersama Juventus memang akan habis di penghujung musim ini. Dan Berlusconi sepertinya melihat itu sebagai peluang untuk memasukkan pemilik 91 caps untuk Gli Azzurri itu menjadi bagian dari timnya musim depan.

"Dia seorang juara yang luar biasa. Semoga dia mau menghabiskan karirnya di Milan," tuntas Berlusconi.

Upaya mendatangkan Del Piero ke San Siro jelas bertentangan dengan peremajaan di skuad Diavolo Rosso. Menyusul kedatangan Zlatan Ibrahimovic, Robinho dan Kevin Prince Boateng plus kebijakan Massimilliano Allegri yang sering menurunkan pemain muda, angin peremajaan sesungguhnya sudah bertiup di skuad Milan.

Bos Milan Ingin Pertahankan Dinho

Milan - Tinggal setengah tahun lalu kontrak Ronaldinho di Milan berakhir. Bos besar klub tersebut, Silvio Berlusconi mengisyaratkan keinginannya untuk memberi durasi baru untuk pemain asal Brasil itu.

Berlusconi mengatakan hal itu untuk menanggapi isu bahwa Milan belum menawari Dinho perpanjangan kontrak, padahal kesepakatan mereka akan habis pada Juni mendatang.

"Akankah ada sebuah perpanjangan kontrak? Saya rasa begitu. Ya. Belum lama ini kami membicarakannya," ujar pemilik Milan yang juga perdana menteri Italia itu dalam situs resmi tim.

Mantan pemain terbaik dunia tiga kali itu sedang menjalani musim ketiganya dalam balutan kostum Rossoneri. Di musim ini, walaupun dinilai mulai membaik performanya, ia belum mencetak gol.

Di dua musim pertamanya di Milan, pemain berusia 30 tahun itu mengoleksi 25 gol di semua kompetisi.