Welcome to the Neo Area

Di blog ini, saya akan menampilkan artikel-artikel saya, buku harian saya, dan catatan-catatan tentang saya, disini saya juga akan mengisi berita-berita dan artikel tentang masalah, Ac Milan, Persebaya, Timnas Indonesia, dll. saya akan berusaha membuat blog ini kental akan sepak bola,,

Sabtu, 27 November 2010

Jalan Berat Menanti Milan

 
Milan - Kesuksesan AC Milan duduk di puncak klasemen Seri A menghadirkan dua sisi. Yang pertama, memperbesar peluang mereka menuju Scudetto. Yang kedua, membuat tim-tim lain gatal untuk menaklukkan mereka.

Performa Milan belakangan sungguh apik. Empat laga terakhir di Seri A dilalui dengan kemenangan, di mana salah satunya diraih atas rival sekota, Inter Milan. Rossoneri kini mengoleksi 29 angka atau unggul tiga angka atas Lazio yang ada di urutan dua.

Sebagai tambahan dari catatan bagus itu, Milan kini juga sudah memastikan diri lolos ke fase knock-out Liga Champions. Yang terakhir ini mereka pastikan setelah menang 2-0 atas AJ Auxerre di matchday V, Kamis (25/11/2010) dinihari WIB.

Tapi serentetan catatan memuaskan ini juga menghadirkan sisi lain. Kalau tak mau cerita menyenangkan ini cepat hilang, Milan harus mulai pasang sikap waspada dalam setiap laga yang mereka hadapi.

"Waktu yang sulit akan segera datang. Semua tim yang kami hadapi mulai sekarang akan bersikap beda karena menghadapi pimpinan klasemen. Mereka juga akan memberikan 100 persen kemampuan mereka," ujar Gennaro Gattuso di Football Italia.

"Sebelumnya, mereka juga sudah melakukannya. Karena menghadapi Milan adalah sebuah pertandingan yang penting."

"Tapi ketika Anda berada di depan, maka satu pertandingan adalah satu langkah menuju akhir tujuan. Tiga poin menjadi hal yang penting dari pekan ke pekan," tukasnya.

'Musim Terakhir Nesta di Milan'

 
Milan - Musim depan AC Milan terancam kehilanga palang pintu terbaiknya. Meski sempat menyatakan bakal pensiun bersama Rossoneri, Alessandro Nesta disebut bakal hengkang di akhir musim nanti.

Adalah Thiago Silva yang membocorkan kabar kontoversial soal kelanjutan masa depan rekan kerjanya tersebut. Dikatakan kontroversia karena hanya beberapa pekan lalu Nesta sudah menyatakan akan bertahan bersama Diavolo Rosso hingga masuk masa pensiun.

"Disayangkan, karena dalam pandangan saya ini akan menjadi musim terakhir Sandro (Alessandro Nesta) bersama Milan. Sangat disayangkan melihat dia pergi di akhir musim yang sedang berjalan ini," sahut Silva seperti dikutip dari Football Italia.

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Milan ataupun Nesta terkait penyataan bek asal Brasil itu. Yang jelas Nesta memang pernah dikabarkan bakal kembali membela Lazio sebelum akhirnya gantung sepatu.

Diavolo Rosso memboyong Nesta dari Lazio pada tahun 2002 menyusul masalah keuangan yang melanda klub ibukota Italia tersebut. Sejak saat itu dia langsung menjadi bagian tak terpisahkan dari skuad utama Milan.

Selama delapan tahun menetap di San Siro, mantan bek internasional Italia itu total telah menyumbang delapan gelar bergengsi. Di antaranya adalah dua trofi Liga Champions, serta masing-masing satu gelar Scudetto dan Kejuaraan Dunia Antarklub.

Senin, 22 November 2010

Aji Kepincut Defender Asal Brazil

Surabaya (beritajatim.com) - Persebaya Surabaya Indonesia Premiere League (IPL) terus berburu pemain untuk menambal kekosongan di lini belakang dan tengah. Kali ini pelatih Aji Santoso mengaku kepincut dengan stopper asal Brazil bernama Otavio Dutra.

Otavio merupakan satu dari tiga pemain asing yang disodorkan oleh agen ke tim Persebaya. Pemain kelahiran Fortaleza, Brazil, 22 November 1983 ini berposisi sebagai central defender. Jika melihat dari rekaman videonya, Aji penasaran ingin melihat aksi Otavio secara langsung.

"Saya dan Pak Llano pernah melihat videonya langsung. Dan saya rasa kualitasnya bagus," kata Aji yang mengaku menyaksikan aksi Otavio bersama CEO PT Pengelola Persebaya, Llano Mahardika.

Ditemui beritajatim.com usai sesi berlatih, Senin (22/11/2010) siang, pria asal Kepanjen Kabupaten Malang ini mengatakan, mengenai kapan Otavio datang ke Surabaya, dirinya belum bisa memastikan. "Karena Pak Llano yang negoisasi. Kalau dalam minggu ini mungkin tidak," sambung eks pelatih Persisam Samarinda ini.

Menurut data yang diterima beritajatim.com pemain setinggu 190 cm dengan berat 80 kg ini pernah bergabung bersama salah satu raksasa sepakbola Brazil, Corinthians. Bersama mantan klub bintang Argentina, Carlos Tevez ini, Otavio menghabiskan waktunya selama tiga musim, yakni dari musim 2001 hingga 2003.

Mulai musim 2008 hingga 2010 ini, Otavio membela klub kasta ketiga Brazil, Macaé Esporte FC. Ia juga berjasa membawa Macaé juara Liga Serie C dan promosi ke Serie B. Rencananya, jika Otavio sudah tiba di Surabaya, maka akan dilakukan tes medis untuk melihat bagaimana kondisi kesehatannya.

"Kita mengambil berdasarkan rekomendasi dokter. Setelah itu baru kita coba di dua atau tiga kali latihan. Baru setelahnya bisa teken," pungkas mantan pelatih Persik Kediri ini.

2 Pemain Indonesia Dikontrak Klub Elit Uruguay

Jakarta (beritajatim.com) - Sejarah baru ditorehkan oleh dua pemain tim SAD Indonesia yang telah tiga tahun berkompetisi di Uruguay. Syamsir Alam dan Mochammad Zainal Haq resmi menjadi anggota baru klub CA Penarol, salah satu klub elit di Uruguay pada musim kompetisi 2011.

“Ini adalah sejarah baru bagi persepakbolaan Indonesia. Kedua pemain ini adalah pemain Indonesia pertama yang dikontrak klub Amerika Latin, “ kata Demis Djamaoeddin, Manajer Program Uruguay Project, seperti dirilis situs resmi PSSI, Senin (22/11).

Masih menurut Demis, proses perekrutan Syamsir dan Zainal Haq oleh CA Penarol cukup panjang. Proses pemantauan terhadap pemain timnas SAD Indonesia telah dilakukan sejak mereka mulai bermain di kompetisi U16 Uruguay, (saat ini bermain di kompetisi U19 Uruguay).

Tak hanya itu, beberapa kali juga dilakukan pertemuan antara pengelola timnas SAD Indonesia dengan klub CA Penarol selama berada di Uruguay. Pertemuan ini tidak hanya membahas masalah non teknis, akan tetapi juga masalah teknis seperti perkembangan pemain, metode latihan, observasi pertandingan dan lain sebagainya.

“Kedua pemain tersebut diharapkan dapat berkumpul dengan klub barunya pada tanggal 15 Januari 2011 untuk menjalani latihan pertama sekaligus tes lanjutan untuk menentukan di kompetisi mana nantinya mereka akan bermain,” papar Demis.

Tes seperti ini memang lazim dilakukan oleh klub di Uruguay. Mereka memang sudah pasti tampil bersama CA Penarol dalam Liga Uruguay U19 2011. Namun, jika dalam tes tersebut menunjukkan performa yang bagus, tak tertutup kemungkinan mereka juga masuk dalam skuad senior tim Penarol di Liga Uruguay.

Kabar gembira ini disambut suka cita oleh pengurus PSSI. Ini juga sekaligus membuktikan bahwa pemain Indonesia mampu untuk menjadi pemain yang berkualitas. Sekaligus juga membuktikan bahwa program pelatihan di Uruguay adalah program yang sungguh-sungguh dan dilakukan dengan penanganan manajemen kepelatihan yang tertata baik dan didukung oleh unsur–unsur kesehatan, nutrisi dan manajemen organisasi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Saleh Mukadar : Ikut LPI Tetap Pakai Nama Persebaya!

Surabaya (beritajatim.com) - Saleh Ismail Mukadar bertekad, Persebaya tetap akan ikut Liga Primer Indonesia dengan nama Persebaya. Persebaya yang akan ikut Liga Primer adalah Persebaya yang sah dan benar secara hukum.

"Kita akan tetap pakai nama Persebaya. Kita klub mandiri, berdaulat, bertanggungjawab kepada anggota," kata Saleh Mukadar, Minggu (21/11/2010).

Saleh kecewa berat kepada aparat kepolisian yang mengijinkan Persebaya versi Wisnu Wardhana menggunakan nama Persebaya, dalam laga perdana Divisi Utama sore tadi. Padahal, Persebaya yang dipimpin Saleh dilarang menggunakan nama Persebaya saat laga amal 10 November silam, dengan alasan dualisme Persebaya belum kelar.

Saleh mengingatkan, Persebaya yang akan berlaga di Liga Primer memiliki legalitas kuat. Persebaya yang ikut Liga Primer adalah klub yang mandiri, bukan klub yang bertanggungjawab secara hirarkis ke PSSI.

Saleh menyerukan kepada aparat kepolisian yang berwenang menerbitkan ijin pertandingan untuk bersikap adil. "Sebagai negara hukum, aparat seharusnya bertindak berdasarkan aturan, dan tidak hanya mendengarkan bisik-bisik," katanya.

Apakah akan mengambil sikap terhadap ketidakadilan ini? Saleh memastikan pihaknya akan segera mengambil sikap. "Kami pasti akan sikapi. Saya tak mau ngomong dulu," katanya.

Jelang Auxerre vs Milan : Laga Selayaknya Final

 
Milan - Meski menempati posisi kedua Grup G, namun selisih poin yang cukup ketat dengan dua tim peringkat di bawahnya membuat AC Milan belum bisa tenang. Laga kontra Auxerre pun dinilai selayaknya final.

Milan saat ini berada di peringkat dua Grup G dengan poin lima. Anak buah Massimo Allegri dikuntit oleh Ajax Amsterdam (4 poin) dan Auxerre (3 poin).

Di matchday kelima, Milan akan melawat ke markas Auxerre. Kemenangan atas tuan rumah plus kekalahan Ajax Amsterdam dari Real Madrid di waktu yang bersamaan bakal mengamankan tiket 16 besar bagi Rossoneri.

Meski begitu itu tak akan mudah. Auxerre pun masih punya peluang untuk melaju dan tentunya ingin memaksimalkan kesempatan tersebut.

"Semuanya masih mungkin dalam satu laga di Stade l'Abbe-Deschamps. Kami sudah menunjukkan saat melawan Ajax (menang 2-1). Kami juga hampir berhasil ketika menghadapi Real Madrid (kalah 0-1). Jadi mengapa tidak dengan Milan? Itu lah yang menjadi pemikiran kami," kata pelatih Auxerre Jean Fernandez di AFP.

Secara terpisah, penjaga gawang AC Milan Christian Abbiati mendeskripsikan partai ini selayaknya final. Sementara itu pelatih Massimiliano Allegri mewaspadai Auxerre yang dinilainya tengah berada dalam tren bagus yakni lima partai tak terkalahkan di Liga Prancis.

"Kami akan menghadapi Auxerre yang sedang in-form pada hari Selasa. Pertandingan itu  dan juga laga Ajax (kontra Real Madrid) akan menentukan. Kedua pertandingan itu akan memastikan seperti apa nasib kami di Liga Champions," tukas Allegri.

Indonesia Gebuk Timor Leste 6-0

Palembang - Hasil positif diraih tim nasional Indonesia dalam laga ujicobanya menjelang Piala AFF bulan depan. Menghadapi Timor Leste di Palembang, Minggu (21/11/2010), skuad "Merah Putih" menang telak 6-0.

Cristian Gonzales menandai debutnya sebagai pemain Indonesia dengan cemerlang karena mendulang dua gol. Empat gol lainnya dibuat M. Ridwan, Oktovianus Maniani, Bambang Pamungkas dan Yongki Ariwibowo.

Dalam pertandingan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Indonesia mengawali kemenangannya di menit 12 melalui bek asal Sriwijaya FC, M. Ridwan. Berselang 15 menit kemudian, rekannya di klub yang sama, gelandang Oktovianus, mengubah skor menjadi 2-0.

'El Loco' Gonzales memulai rekening gol perdananya delapan menit menjelang babak pertama selesai. Dan penyerang kelahiran Uruguay itu, yang memperkuat Persib Bandung, melakukannya lagi saat babak kedua baru berjalan kurang dari tiga menit.

Bambang Pamungkas yang turun sebagai pengganti Gonzales di hampir satu jam pertandingan, mengukir gol kelima di menit 75. Pemain pengganti yang lain, striker Arema FC Yongki Ariwibowo, memantapkan kemenangan Indonesia menjadi 6-0 di menit 85.

Setelah Timor Leste -- gagal lolos ke putaran final Piala AFF --, rencananya pada Rabu (24/11) mendatang pasukan Alfred Riedl akan berujicoba lagi melawan China Taipei.

Indonesia berada di Grup B Piala AFF bersama Thailand, Malaysia, dan Laos. Malaysia akan menjadi lawan pertama yang dihadapi pada 1 Desember, lalu Laos (4/12) dan Thailand (7/12), semua digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Minggu, 21 November 2010

Ibra: Gabung Milan Saja, Balotelli

 
Milan - Situasi yang dialami Mario Balotelli di Manchester City belakangan ini tengah tak kondusif. Di tengah keadaan ini, secara terpisah Zlatan Ibrahimovic membujuk Balo agar bergabung ke AC Milan.

Seperti diberitakan Daily Mail, sejumlah pemain Manchester City dilaporkan tengah memprotes tindakan manajer Roberto Mancini yang dituding menjadikan Balotelli sebagai anak emas.

Empat pemain itu adalah Emmanuel Adebayor, Shaun Wright Phillips, Joleon Lescott, dan Wayne Bridge. Keemaptnya diberitakan terlibat adu mulut dengan Mancini pasca laga kontra Manchester United 10 November silam.

Protes berlanjut usai Mancini memberikan izin Balotelli untuk meninggalkan kamp latihan lebih cepat dibanding rekan-rekan lainnya sehari pasca derby Manchester.

Secara kebetulan di tengah situasi seperti ini ada "bujukan" yang datang kepada Balotelli. Itu datang dari striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia itu membujuk Balotelli agar bergabung ke Milan saja.

Ibra punya alasan atas ucapannya tersebut. Sebelumnya Balotelli pernah menyatakan bahwa ingin berduet dengan Ibrahimovic.

"Saya sangat senang ketika Mario mengatakan ingin bermain bersama saya. Di musim panas kemarin, dia setiap hari menelepon saya dan memohon agar saya bergabung Manchester City," kata Ibra dikutip dari Football-Italia.

"Dia merupakan pemain yang luar biasa dan akan melakukan tugas dengan baik di Liga Primer. Tapi bila dia ingin bermain bersama saya, dia yang harus datang ke Milan."

"Saya sangat gembira bila Balotelli bergabung bersama Milan. Namun yang jelas menelepon saya tidak akan cukup. Dia harus berbicara dengan Adriano Galliani untuk mencapai kesepakatan," tutup Ibra.

Seperti diberitakan sebelumnya, wakil presiden Milan Adriano Gallian kedapatan meninggalkan restoran bersama Balotelli. Hal ini memicu spekulasi bahwa eks pemain Inter Milan itu tengah didekati Il Diavolo Rosso.

'Milan Tak Bergantung pada Ibra'

 
Milan - Zlatan Ibrahimovic sekali lagi menjadi penentu kemenangan bagi AC Milan. Namun pemain yang bersangkutan menolak mengatakan bila disebut bahwa Rossoneri bergantung pada dirinya.

Ibrahimovic menjadi pencetak gol kemenangan Milan atas Fiorentina dalam laga dinihari tadi. Tambahan tiga angka membawa Il Diavolo Rosso berhasil mengamankan capolista.

Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut eks pemain Barcelona itu menjadi penentu atas hadirnya tiga poin bagi Milan. Sebelumnya pemain berkebangsaan Swedia tersebut juga mencetak gol kemenangan tim Merah Hitam dalam laga Derby della Madoninna.

Gol ke gawang Fiorentina menjadi gol ketujuh Ibrahimovic untuk Milan di Seri A. Itu berarti sekitar sepertiga dari total gol Milan dibukukan striker yang pernah memperkuat Juventus dan Inter Milan itu.

Ibra sendiri menolak bila Milan disebut ketergantungan kepada dirinya."Milan tak tergantung kepada saya. Kami adalah tim yang luar biasa, di mana tiap pemain saling membantu satu sama lain. Memang saat ini sejumlah pemain tidak bisa tampil, tapi mereka yang absen pun juga tetap memegang peranan penting," ujar dia di situs resmi Milan.

"Sekarang yang terpenting adalah tim, adalah grup, bukan pada individu tertentu," tandasnya.

Ibrahimovic menegaskan bahwa dirinya tidak menjadikan gelar top skorer sebagai tujuan utamanya. Striker berusia 29 tahun itu mengatakan bahwa baginya gelar juara bagi Milan menjadi yang terpenting.

"Untuk memenangi Bola Emas, maka Anda terlebih dahulu harus menjadi juara bersama tim. Tidak seperti di waktu lalu, saya kini tidak memikirkan penghargaan itu."

"Fokus saya sekarang adalah meraih kemenangan bersama Milan. Yang terpenting adalah meamksimalkan potensi diri yang saya miliki, dan bila nantinya saya bisa mendapatkan penghargaan individual, ibaratnya hal itu hanya bonus saja," pungkas pria yang juga pernah berseragam Ajax Amsterdam itu.

Ibra Menangkan Milan Lagi

Milan - Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi pahlawan AC Milan. Setelah pekan lalu membawa klubnya menundukkan Inter Milan, kali ini gol tunggal Ibra membawa Rossoneri mengatasi Fiorentina 1-0.

Gol Ibrahimovic menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam duel yang dipanggungkan di Stadion San Siro, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB tersebut. Gol itu hadir saat babak pertama tinggal berusia semenit.

Kemenangan 1-0 atas Fiorentina ini membuat Milan kokoh berdiri di puncak klasemen Seri A. Pasukan asuhan Massimiliano Allegri itu mengumpulkan 29 angka dari 13 laga, unggul empat poin dari Lazio yang punya satu pertandingan di tangan.

Jalannya pertandingan
Baru dua menit pertandingan berlangsung, Milan langsung menggebrak. Bek Daniele Bonera yang maju menyerang melepas tembakan yang memaksa kiper Fiorentina, Artur Boruc, menjatuhkan badan buat menepisnya.

Fiorentina memberikan ancaman balasan lima menit kemudian. Tendangan bebas Gaetano D'Agostino dengan indah melewati pagar hidup pemain Milan, tetapi kiper Christian Abbiati masih sigap menepis dengan satu tangan.

Jual beli serangan terus terjadi. Di menit 29, Clarence Seedorf melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola tidak berhasil merobek jala Fiorentina karena Boruc sigap bergerak ke kiri menolaknya.

Pada menit 41, Milan sebenarnya berhasil menyarangkan bola ke gawang La Viola, tetapi karena Robinho yang mencetak gol itu sudah off-side, maka gol tersebut pun dianulir.

Saat laga memasuki menit 44, Milan memetik gol. Mendapat umpan dari sisi kanan lapangan, Ibra yang membelakangi gawang melakukan tendangan salto buat mencetak golnya.

Di babak kedua, tepatnya di menit 57, Milan nyaris menggandakan keunggulannya. Namun kali ini tandukan Alessandro Nesta yang berdiri bebas jatuh tepat di pelukan Boruc. Skor tetap 1-0 buat Milan.

Dari satu tendangan sudut yang diperoleh Milan di menit 66, bola ditujukan kepada Thiago Silva yang berdiri di luar kotak penalti. Silva menendang dan bola menubruk tiang Boruc.

Fiorentina punya kans menyamakan kedudukan di menit 83. Aksi Alberto Gilardino melewati Nesta di garis gawang dilanjutkan dengan sodoran kepada Adem Ljajic. Gol tidak tercipta karena sepakan Ljajic ditepis Abbiati.

Hingga waktu yang ada habis, tidak ada gol tambahan dari kedua kesebelasan. Milan pun tetap berhak atas kemenangan 1-0 mereka.

Susunan pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Seedorf (Ronaldinho 86),  Flamini; Robinho (Boateng 77), Ibrahimovic

Fiorentina: Boruc; Comotto, Kroldrup, Natali (Camporese 46), Pasqual; Donadel, D'Agostino; Cerci (Santana 60), Ljajic, Marchionni (Vargas 76); Gilardino

Jumat, 19 November 2010

Ranking FIFA : Peringkat Indonesia Naik

 
Zurich - Spanyol masih memimpin daftar peringkat FIFA per bulan November 2010. Sementara itu Indonesia berhasil naik enam tingkat ke urutan 135.

Dikutip detiksport dari situs resmi FIFA, Rabu (17/11/2010) malam WIB,  tidak ada perubahan negara yang menempati urutan pertama hingga kesembilan dibandingkan dengan peringkat bulan lalu.

Spanyol ada di urutan teratas dengan poin 1920. Di belakang La Furia Roja adalah finalis Piala Dunia 2010 Belanda dengan nilai 1718. Keduanya diikuit Brasil, Jerman, Argentina, Inggris, Uruguay, Portugal, dan Kroasia.

Sementara itu Italia meski naik dua peringkat masih belum bisa menembus 10 besar. Azzurri ada di urutan ke-14. Sedangkan Prancis melorot tiga strip ke urutan 21.

Indonesia berhasil memperbaiki peringkatnya dibanding bulan lalu. Dari daftar ranking FIFA bulan ini, Indonesia ada di peringkat 135 atau naik enam posisi dibanding ranking bulan Oktober.

Indonesia berada dalam posisi lebih baik dibanding Singapura (138), Vietnam (139) atau pun Malaysia (150) namun masih kalah dari Thailand (114)


Peringkat FIFA per 17 November 2010

Urutan-Negara-Poin


1. Spanyol 1920
2. Belanda 1718
3. Brasil 1493
4. Jerman 1489
5. Argentina 1353
6. Inggris 1250
7. Uruguay 1174
8. Portugal 1102
9. Kroasia 1098
10. Mesir 1047
.
.
.
135. Indonesia 172

Gilardino Sedih Disiuli Milanisti

 
Milan - Buat Alberto Gilardino, selalu ada tempat yang baik di dalam hidupnya tentang AC Milan. Namun, ia mengaku sedih karena selalu disiuli fans bekas klubnya itu semenjak bergabung ke Fiorentina.

Hari Sabtu (20/11/2010) malam besok Gilardino akan memimpin barisan depan La Viola untuk menghadapi Milan di San Siro, stadion yang pernah menjadi markasnya selama tiga tahun, sebelum ia pindah ke Artemio Franchi di tahun 2008.

"Tiga musimku di Milan adalah pengalaman yang fantastis buatku," tutur pemain berusia 28 tahun itu kepada Sky Sport Italia yang dilansir Football Italia. "Walaupun sulit, masa itu selalu kukenang."

Waktu itu Gilardino direkrut Il Diavolo dengan ekspektasi tinggi setelah mencetak 46 gol dalam dua musim bersama Parma.

Di musim pertamanya dengan Rossoneri ia berhasil mengoleksi 17 gol di Seri A, lalu cuma 12 di musim 2006/2007, dan hanya tujuh di musim terakhirnya.

Sejarah dengan Milan tersebut membuat Gilardino selalu merasa emosional jika kembali bermain di San Siro. Sayangnya, ada hal yang membuatnya bersedih hati.

"Begitu banyak siulan dan cibiran yang ditujukan fans Milan buatku. Itu terjadi setiap kali aku kembali ke sana," katanya.

Soal Kontrak, Dinho Tenang-tenang Saja

 
Milan - Kontrak Ronaldinho bersama AC Milan berakhir musim panas mendatang. Meski menyisakan kurang dari satu tahun, Dinho tenang-tenang saja menyikapi situasi ini.

Kontrak Dinho berakhir sekitar setengah tahun lagi. Bos Milan Silvio Berlusconi berencana untuk mempertahankan pemain bernomor 80 itu. Meski begitu wakil presiden Adriano Galliani mengatakan klub siap menghadapi risiko kehilangan pemain Brasil itu dengan bersikap menunggu soal negosiasi.

Dinho sendiri menanggapi situasi yang terjadi dengan sikap kalem. "Banyak pemain di Milan yang kontraknya mendekati akhir, namun saya bersikap kalem dan saya senang di sini. Saya tidak mengharapkan apa-apa dan soal kontrak saya tenang-tenang saja," tukas Ronaldinho dikutip dari Football-Italia.

Eks pemain Paris SG dan Barcelona itu kehilangan tempatnya di starting XI Milan. Rumornya dia tengah didekati sejumlah klub seperti Flamengo dan Los Angeles Galaxy. Namun pemain berusia 30 tahun itu pada prinsipnya ingin tetap membela Il Diavolo Rosso. Bahkan demi hal tersebut dia siap untuk bermain di posisi yang bukan spesialisasi-nya.

"Saya jarang bermain dan itu membuat saya kehilangan ritme. Namun saya ingin tetap bermain bagus bersama Milan sehingga saya bisa kembali masuk ke timnas," ujar Dinho.

"Saya juga siap bermain sebagai striker untuk Milan. Saya berharap diturunkan saat laga melawan Fiorentina. Namun semua itu bergantung pada keputusan pelatih," pungkas dia.

Barbara Berlusconi, Presiden Masa Depan Milan

Milan - Kekuasaan Silvio Berlusconi di AC Milan masih akan bertahan cukup lama. Meski belum merencanakan mundur dari jabatannya, sang presiden sudah mengelus calon penerus yang tak lain adalah anaknya sendiri.

Nama anak perempuan yang tengah disiapkan Berlusconi untuk melanjutkan kepemimpinannya di Milan adalah Barbara Berlusconi. Wanita berambut pirang dan berwajah cantik tersebut saat ini masih berusia 26 tahun dan sudah memiliki dua orang anak.

Barbara saat ini tidak menduduki jabatan apapun di banyak perusahaan yang dimiliki ayahnya itu. Inilah yang kemudian menguatkan indikasi kalau dia bakal dijagokan untuk menjadi presiden Diavolo Rosso di masa mendatang.

Barbara bahkan tak sekalipun melewatkan pertandingan Milan di awal musim ini dari tribun penonton. Anak Berlusconi dari perkawinan keduanya dengan Veronica Lario itu bahkan ikut berkunjung ke Santiago Bernabeu saat Rossoneri bertarung di Liga Champions menghadapi Real Madrid.

Dikutip dari Elmundodeportivo, sebagai tahap awal Barbara akan membantu divisi pemasaran klub pemilik tujuh gelar Liga Champions itu. Seiring berjalannya waktu, sarjana filosofi tersebut bakal masuk jajaran dewan direksi.

Liga Italia Pekan Ini : Persaingan Milan & Lazio Masih Ketat

Jakarta - Persaingan antara AC Milan dan Lazio di puncak klasemen Seri A masih cukup ketat. Milan perlu lebih ekstra keras untuk mempertahankan posisinya karena Fiorentina adalah lawan mereka selanjutnya.

Milan saat ini unggul satu poin dari Lazio di puncak klasemen Liga Italia. Hasil tersebut diraih oleh I Rossoneri berkat kemenangannya dari rival sekotanya Inter Milan 1-0 di saat Derby della Madoninna akhir pekan lalu.   

Tentu saja kemenangan itu telah membakar semangat para pemain I Diavolo Rosso. Akhir pekan ini Milan akan menjamu Fiorentina di San Siro. Di atas kertas Milan lebih unggul dari Fiorentina yang saat ini berada di papan tengah.

Namun La Viola juga sedang dalam mood positif setelah pekan kemarin memetik kemenangan atas Cesena 1-0. Kini Milan perlu menjaga konsistensinya untuk bisa terus bertahan di papan atas dari ancaman Lazio.

Jika Milan hanya meraih satu poin maka Lazio punya peluang menyalip Milan. Pada akhir pekan ini Lazio akan bertandang ke Ennio Tardini, Minggu (21/11/2010), dimana Biancoceleste lebih diunggulkan dari tuan rumah Parma.

Sedangkan peringkat ketiga klasemen, Napoli, akan menjamu Bologna di San Paolo. Sementara AS Roma yang saat ini berada di peringkat keenam, akan kedatangan  Udinese di Olimpico dan persaingan ini juga cukup ketat.

Juara bertahan Inter Milan akan bertandang ke Marc'Antonio Bentegodi guna menghadapi Chievo Verona. Laga ini akan cukup penting bagi Inter karena kemenangan akan memulihkan kepercayaan bagi pemain I Nerazzurri.

Kemenangan juga akan berdampak positif bagi kelanjutan Rafael Benitez di Inter. Pelatih asal Spanyol ini memang sedang mendapatkan tekanan menyusul kekalahan dari Milan dan posisi Inter yang sedang melorot ke peringkat lima.

Selasa, 16 November 2010

Milan Tidak Tambah Striker

 
Milan - Cedera yang menimpa Alexandrea Pato dan Filippo Inzaghi membuat stok penyerang AC Milan berkurang. Namun itu tak sampai membuat Rossoneri berpikiran untuk mencari striker baru di musim dingin nanti.

Pato dan Inzaghi mendapat cedera saat Milan menghadapi Palermo dalam lanjutan Liga Italia pekan lalu. 'Si Bebek' butuh waktu satu bulan lebih untuk memulihkan kondisinya, sementara Super Pippo harus menyudahi musim ini karena cederanya sangat parah.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan spekulasi kalau Milan akan mencari penyerang baru demi menjalani musim kompetisi yang memang masih sangat panjang. Isu Mario Balotelli yang kemudian dibantah kubu Rossoneri membuktikan hal tersebut.

Meski kehilangan strikernya, Milan memastikan kalau mereka tak akan menambah amunisi lini depannya pada bursa transfer musim dingin nanti. Dengan masih memiliki Zlatan Ibrahimovic dan Robinho sebagai penyerang utama, kubu Diavolo Rosso merasa sudah cukup punya pemain depan.

"Pato akan pulih dan saya pikir kami akan tetap seperti sekarang ini. Inzaghi akan dirindukan, tapi kami punya empat striker untuk dua posisi," sahut Adriano Galliani di Skysports.

Milan untuk sementara ini memang tidak kekurangan pemain depan. Meski makin jarang dimainkan, Ronaldinho dianggap bisa dimainkan untuk posisi tersebut. Massimiliano Allegri juga mungkin memberi pemain muda Nnamdi Oduamadi kesempatan dimainkan dalam laga-laga selanjutnya.

"Pippo pemain yang luar biasa dan karirnya belum finis. Dia akan pulih dan kembali bermain dalam seragam kami. Dia sudah berhasil kembali dari cedera sebelumnya dan kali ini akan bisa melakukannya juga," tuntas wakil presiden berkepala plontos itu.

Allegri Bicara Soal Sneijder, Dinho & Cassano

Milan - Massimiliano Allegri rupanya menyimpan pujian bagi pemain Inter Milan, Wesley Sneijder. Lalu, apa juga katanya soal rumor pertukaran Ronaldinho dan Antonio Cassano.

Pujian pelatih AC Milan itu untuk Sneijder tak jauh-jauh dari penampilannya bersama Inter musim lalu. Sneijder adalah salah satu sosok kunci di lapangan sehingga La Beneamata bisa meraih gelar treble winner.

Ditambah penampilannya bersama Belanda di Piala Dunia lalu, Sneijder pun masuk ke dalam kandidat peraih Ballon d'Or musim ini. Allegri setuju apabila gelar tersebut diberikan kepada pemain yang juga pernah memperkuat Ajax dan Real Madrid itu.

"Sneijder layak mendapatkan Ballon d'Or. Saya tak ragu mengatakannya jika melihat apa yang ia lakukan untuk Inter musim lalu," ucap Allegri di Football Italia.

Lalu, apa tanggapannya menyoal rumor pembelian Cassano dengan ditukar Ronaldinho?

"Itu cuma terjadi di fantasy football. Saya senang memiliki Ronaldinho. Meski tak banyak ruang untuknya saat ini, dia adalah pemain penting bagi kami," tegasnya.

"Untuk Cassano, saya tak tahu bagaimana kasusnya akan selesai. Tapi dia sangat penting bagi sepakbola Italia," tukas Allegri.

Masa depan Cassano di Sampdoria kini tengah terombang-ambing setelah bermasalah dengan presiden klub. Kabar menyebut, kontrak Cassano dengan Il Samp akan segera diputus. Namun belum ada kelanjutan soal tersebut.

Buffon Sebut Milan Pantas Dapat Scudetto

Turin - Kemenangan atas Inter Milan akhir pekan lalu membuat AC Milan memperpanjang masa mereka di puncak klasemen. Gianluigi Buffon langsung menyebut, Milan pantas meraih Scudetto.

Usai menang 1-0 atas Inter di Derby della Madonnina, Milan kini memimpin klasemen Seri A dengan koleksi nilai 26 atau unggul satu angka atas Lazio. Sementara Inter sendiri terdampar di urutan lima, tertinggal enam poin dari Rossoneri.

Kemenangan tersebut juga menjadi kemenangan ketujuh dalam delapan laga terakhir di Seri A. Satu-satunya hasil jelek dalam delapan pekan tersebut adalah ketika ditaklukkan Juventus 1-2 di San Siro. Kendati demikian, Buffon, yang notabene adalah kiper Juve, justru menjagokan Milan.

Kiper berusia 32 tahun itu membandingkan performa Milan dengan klubnya. Ia meyebut, andai Bianconeri finis tiga angka di belakang Milan, maka itu sudah bagus.

"Milan adalah favorit besar untuk Scudetto," ujarnya di Football Italia.

"Jika kami mengakhiri musim dengan tiga atau empat angka di belakang mereka, maka kami bisa menyebut bahwa musim kami sudah sukses."

"Jika kami finis dengan tertinggal 18 poin, maka jelas sudah, kami belum memperkecil jarak dengan rival-rival kami," tukasnya.

Seri A baru berjalan 12 pekan, masih ada sisa 26 pekan lagi untuk membuktikan apakah ucapan Buffon benar atau tidak.

Milan Dekati Balotelli ?

Milan - Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani kedapatan meninggalkan restoran bersama Mario Balotelli. Tanda kalau Milan mulai "main mata" dengan si penyerang Manchester City?

Usai Derby della Madonnina antara Inter Milan versus AC Milan, Senin (15/11/2010) dinihari WIB, Galliani terlihat keluar dari sebuah restoran di kota Milan bersama-sama dengan Balotelli.

Restoran itu sendiri biasanya jadi tempat di mana Galliani dan para pemain Milan santap malam usai bertanding di San Siro.

Hal itu rupanya tak luput dari perhatian media. Apalagi saat ini santer dikabarkan kalau Milan tengah mencari stok penyerang menyusul cederanya Filippo Inzaghi.

Maka Balotelli, yang sempat berkostum Inter, dan Galliani pun langsung diserbu oleh para jurnalis untuk dimintai keterangannya mengenai pertemuan tersebut.

"Aku tak pernah bilang apapun (mengenai bergabung dengan Milan). Hanya kebetulan saja kami berada di restoran yang sama. Semenjak aku meninggalkan Italia, aku teman dari semua tim. Menyenangkan sekali Galliani menghampiriku untku menyapa," kilah Balotelli di Football Italia.

Setelah Balotelli menjawab, giliran Galliani yang lantas dituntut memberikan jawaban apa yang sebenarnya terjadi di restoran tersebut.

"Kami tak mau bikin ribut-ribut. Kami tak mengganggu para pemain dari klub lain. Balotelli adalah pemain City dan begitulah adanya," tegas Galliani.

Senin, 15 November 2010

About Andik Vermansyah Story

Dulu saya juga pernah jadi Bonek, Apalagi Gelora tambaksari bukan lah tempat yg asing buat saya. Suatu ketika saya merasakan atmosfer pertandingan yg luar biasa ketika Persebaya melawan Persija dan Persebaya Juara LI untuk kedua kalinya. Saya pun bermimpi bahwa "Suatu hari pun, giliran orang yg akan menonton saya di lapangan ini".. yg kala itu si kecil Andik sudah masuk di klub muda persebaya.

Kini nama Andik sudah menjadi semakin bersinar diantara pemain-pemain senior Persebaya. Tak ada yang mengingkari bahwa Andik Vermansyah, pemain belia hasil pembinaan Persebaya, menjadi bintang dalam pertandingan Green Force melawan Persigo Gorontalo, Sabtu (1/11/2008).

Diturunkan menggantikan pemain gaek Putu Gede yang cedera pada babak kedua, Andik tak ubahnya 'teroris' bagi Persigo. Kecepatannya meliuk-liuk meneror pertahanan tim tersebut. Tak ada jalan lain. 'Sang teroris' harus dihentikan dengan pelanggaran.

Aksi Andik membuat Bonek terhibur. Saat Andik membawa bola, namanya diteriakkan. Bahkan, saat pemain lawan melibasnya dengan keras, penonton langsung berdiri dan berteriak keras: 'Heeeei...", sembari mengacungkan jemari meminta wasit mengeluarkan kartu.

"Andik koyok Lionel Messi, cuk," seru seorang Bonek berkacamata. Gol perdananya yang indah untuk Persebaya membuat Bonek berharap Andik diberi kesempatan lebih banyak untuk bermain dari menit awal.

Para Bonek agaknya sudah menemukan idola baru, jika kelak Sugiantoro lengser. Selama ini, Sugiantoro menjadi ikon Persebaya karena pemain asli binaan klub.

Kini ada Andik, yang semakin menegaskan posisi Persebaya sebagai klub pencetak pemain berbakat yang produktif. Andik semakin dekat dengan para Bonek, karena pemain muda ini juga bagian dari Bonek, komunitas pendukung berat Persebaya.

DPRD: Persebaya Harus Disapih!!

Surabaya (beritajatim.com) - DPRD Surabaya hampir memastikan, bahwa tidak ada anggaran untuk kesebelasan Persebaya Surabaya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2011.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Ahmad Suyanto kepada wartawan, bahwa kekuatan APBD yang ada saat ini tidak memungkinkan untuk membiayai Persebaya, pasalnya masih banyak pos lain yang lebih membutuhkan. "Kalau saya lihat, rasanya tidak mungkin ada anggaran untuk Persebaya," ujarnya saat ditemui di gedung DPRD Surabaya, Senin (15/11/2010).

Namun, pria yang akrab disapa Yanto tersebut menegaskan, bahwa jika memang ada dana sisa, maka pengeluaran APBD untuk Persebaya harus lebih bersifat kepada pembinaan pemain muda. Hal ini terkait dengan merosotnya prestasi Persebaya akhir-akhir ini. "Jika memang ada, harus dialokasikan untuk pembinaan. Tapi kemungkinannya sangat kecil," imbuhnya.

Sementara itu, anggota DPRD dari fraksi PKB Masduki Toha lebih tegas dalam menyikapi APBD untuk Persebaya. Masduki memastikan bahwa tidak akan ada anggaran untuk Persebaya. "Tidak ada anggaran untuk Persebaya. Tahun lalu diberi anggaran malah merosot prestasinya," ujarnya.

Guna menindaklanjuti sikap tegas ini, Masduki mengaku akan lebih meneliti pengajuan anggaran dari KONI. Menurutnya DPRD tidak akan segan-segan untuk mencoret jika ditemukan pengajuan anggaran untuk Persebaya. "Kita akan lebih teliti lagi, jika memang masih ada pos untuk Persebaya, akan kita coret," tegasnya.

Masduki menuturkan, bahwa Persebaya sudah saatnya melangkahkan kaki pada jalu profesional, tanpa mengandalkan kucuran dana dari pemerintah. Hal ini akan membawa efek pada meningkatnya prestasi Persebaya.

"Istilah orang jawa Persebaya harus disapih (bayi yang diberhentikan minum ASI). Kalau Profesional, saya yakin baik pengurus dan pemain akan bekerja lebih serius. Ini membawa dampak pada prestasi," pungkasnya.

Persebaya Urung Ikat Pemain Indo-Holland

Surabaya (beritajatim.com) - Pelatih Persebaya Surabaya Indonesia Premiere League (IPL) mengurungkan niatnya untuk mendatangkan dua pemain Indo-Holland, yakni Ruben Wuarbanaran dan Dane Brard. Menurut Aji, Ruben dan Dane belum layak bergabung dengan timnya.

Ketika menghadapi Soerabaya FC di stadion Gelora 10 Nopember, Rabu (10/11/2010) lalu, Ruben dan Dane menunjukkan kemampuan yang cukup memukau. Bahkan Dane menjadi salah satu penyumbang gol. Headingnya melesat mulus ke jala Endra Pras.

Usai pertandingan di Surabaya, Aji memang memantau perkembangan Ruben dan Dane ketika menghadapi Persema Malang. Sayang saat itu tim Indo-Holland tidak menampikan permainan ngeyel seperti kala berhadapan dengan Soerabaya FC.

"Waktu di Persema mereka tidak bermain sebagus melawan kita. Saya rasa mereka masih labil. Jadi kemungkinan nggak lah mas," kata Aji ketika dihubungi beritajatim.com, Senin (15/11/2010) pagi.

Meski urung mengikat dua pemain Indo-Holland, kabar baiknya, Persebaya dipastikan bakal mengikat striker yang juga anggota kepolisian, I Made Wirahadi. Menuru Aji, dia sudah bertemu mantan pemain Pelita Jaya ini usai pertandingan lawan Indo-Holland.

Bahkan, lanjut Aji, antara Wirahadi dengan Persebaya sudah mencapai kata sepakat. "Kemungkinan nanti sore setelah dia latihan. Kalau dia tidak perlu diseleksi lagi, soalnya kita sudah tahu kualitasnya," pungkas Aji.

Demi LPI, Beramai-ramai Pecah Klub

Surabaya (beritajatim.com) - Ada gejala menarik di beberapa bulan belakangan. Klub-klub di Indonesia beramai-ramai memecah menjadi dua. Tidak terkecuali Persebaya Surabaya. Pemecahan dilakukan demi mendapatkan satu tempat di Liga Primer Indonesia (LPI).

Usai dipilih dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) PSSI Surabaya, Jumat (12/11/2010) lalu, Cholid Goromah langsung menyatakan dukungannya terhadap keberadaan dua Persebaya. Satu berlaga di kompetisi PSSI, yakni divisi utama. Satunya lagi Persebaya yang bakal berlaga di LPI.

Persebaya yang pertama dipimpin Ketua DPRD Kota Surabaya, Wisnu Whardana. Statusnya klub amatir sehingga berhak mendapatkan guliran dana dari APBD. Sebelumnya memang, Wisnu telah mengajukan anggaran Rp 16 miliar yang ditujukan kepada pengcab PSSI Surabaya pada tahun anggaran 2011.

Adapun Persebaya yang berlaga di LPI berstatus profesional. Klub yang dipimpin Saleh Mukadar ini akan menutup biaya operasional melalui kerjasama dengan perusahaan. Salah satunya dari Medco, perusahaan milik penggagas LPI, yakni Arifin Panigoro.

Cholid memaparkan, terbelahnya Persebaya bukanlah situasi yang patut dikhawatirkan. Pada masa kejayaannya, Surabaya justru memiliki tiga klub. Persebaya yang berkiprah di kompetisi Perserikatan dan dua klub lain yang berlaga di Galatama, yakni NIAC Mitra dan Assyabaab Salim Group Surabaya.

Tetapi, gejala perpecahan klub ternyata tidak dimonopoli Surabaya. Kota-kota lain di Indonesia mengalami situasi yang sama. Beberapa klub memecah tim yang nantinya akan tampil di kompetisi LPI dan kompetisi PSSI. Sebut saja PSMS Medan dengan Medan Selection, dan Persitara Jakarta Utara yang membentuk Batavia FC, serta Persija Jakarta yang memiliki Jakarta 1928 FC. Ada lagi PSIS Semarang dan Semarang FC.

Apakah gejala ini merupakan pertanda bagus bagi kondisi persepakbolaan di tanah air? Ataukah, ini suatu pertanda semakin ambruknya prestasi sepakbola Indonesia? Jawabannya bisa dua-duanya. Bisa saja mengarah ke pertanda buruk bisa juga mengarah ke pertanda baik. Kesemuanya bergantung pada cara menyikapi.

Bagi pemrakarsa LPI sendiri, pembentukan tim-tim baru bisa dimaknai sebagai langkah mundur. Prestise LPI tentu melorot karena hanya diikuti oleh segelintir klub berwibawa atau bersejarah panjang. Selebihnya, klub peserta LPI hanyalah tim-tim baru yang secara tiba-tiba nongol.

Dengan bermodal klub-klub baru, gema LPI tentu saja lemah. Sebuah klub baru belum memiliki keterikatan erat dengan suporter alias pendukung. Dia masih harus membuktikan kiprah agar mendapat simpati dari masyarakat dan selanjutnya memiliki suporter fanatik. Untuk itu, LPI musti kerja ekstra keras agar mampu membuktikan kualitasnya seperti yang bolak balik didengungkan. Bisa saja, LPI gagal. Begitu pula pula sebaliknya, berkat dukungan dana dan profesionalisme, LPI mungkin sukses menjadi lokomotif perubahan sepakbola Indonesia.

Lain halnya bila LPI diikuti klub-klub legendaris. Semisal Persija, Persipura, Persib, PSM Makassar, Arema, maupun PSMS Medan. Langkah LPI bakal lebih mudah. Militansi suporter telah terbentuk. Mereka juga akan lebih mudah mendapat kepercayaan dari sponsor.

Namun ini sepakbola. Segala hal bisa terjadi. Keikutsertaan klub-klub legendaris bisa saja justru membikin ruwet agenda perubahan yang digarap LPI. Dengan posisi status quo, banyak pihak yang telah terlibat. Banyak kepentingan yang turut melekat. Pada kondisi itu, perubahan tentu saja sulit digelar. Dengan posisi klub yang masih baru, arah perubahan bakal lebih cepat terealisasi. Sungguh, kesemuanya masih mungkin.

Lantas, di manakah letak kunci permasalahan dan kunci pemecahan situasi pelik ini? Tidak lain tidak bukan, tempatnya ada di PSSI.

Dengan legalitasnya, PSSI mampu mendorong terbangunnya kompetisi profesional berkelas internasional seperti yang diagendakan LPI. Begitu pula sebaliknya, PSSI mampu menjadi tembok tebal yang menghadang perwujudan kinerja LPI.

Selama ini, PSSI terkesan menutup pintu. Berulangkali pintu itu diketuk, penghuninya tetap menutup diri. Justru sebaliknya, PSSI seperti kebakaran jenggot. Tampak bahwa PSSI merasa terancam. Petinggi PSSI acap kali mengeluarkan pernyataan yang isinya mengancam keberlangsungan LPI.
Jika PSSI terus mempertahankan sikap sementara penggagas LPI bersikeras menggulirkan perubahan, bentrok bukan hal yang mustahil terjadi. Korbannya adalah sepakbola itu sendiri.
Kita tentu berharap bentrok tidak pecah. Untuk itu, sikap dewasa dari PSSI ditunggu oleh banyak pihak. PSSI seharusnya membuka diri. Artinya, perubahan tidak bisa dihindari. Sudah waktunya PSSI duduk satu meja dengan pihak LPI. Agendanya jelas, mencari format terbaik dari persepakbolaan di tanah air.

Uji Coba Timnas Berantakan

Jakarta (beritajatim.com) - Belum berlaga di Piala ASEAN Football Federation (AFF) 2010, tim nasional Indonesia sudah mendapat problem berat. Rencana uji coba melawan Filipina dan Kamboja menjadi berantakan. Ini terjadi karena dua negara tersebut tiba-tiba membatalkan uji coba.

Sumber dari Badan Tim Nasional (BTN) menyatakan, Filipina dan Kamboja membatalkan uji coba secara sepihak. Padahal rencana uji coba telah disusun matang dan jadwalnya sudah dekat. "Mungkin dibatalkan karena waktunya sangat mepet," kata sumber tadi, Minggu (14/11/2010).

Sebagaimana diketahui, timnas rencananya menjalani uji coba dengan Filipina hari Selasa (16/11/2010). Sedangkan melawan Kamboja, jadwalnya hari Minggu (21/11/2010). "BTN saat ini sedang menjalin kontak dengan China Taipei, kita masih menunggu jawaban," katanya.

Persiapan timnas kali ini memang penuh problem. Sebelumnya, persiapan terganggu karena salah satu striker andalan, yakni Boaz Solossa terpaksa dicoret akibat terlambat bergabung. Boaz yang telah membela timnas sejak 2004, yakni ketika masih berumur 21 tahun, terlambat bergabung karena menjaga anaknya yang sedang sakit.
Sebagai pengganti Boaz, pelatih timnas Alfred Riedl memilih bomber Arema Indonesia, Dedi Santoso.

Dedi Santoso Gantikan Boaz Salossa

Jakarta--Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl telah menentukan pengganti Boaz Salossa di skuad "Tim Merah Putih". Pelatih asal Austria itu memilih bomber Arema Indonesia, Dedi Santoso.

Seperti diberitakan, Riedl mencoret Boaz karena pemain Persipura Jayapura itu telat datang ke pelatnas Piala AFF. Riedl telah memberi Boaz waktu selama 4 hari, namun Boaz tak kunjung datang ke Jakarta. Pada akhirnya, Riedl mencoret nama Boaz.

Sempat menjadi pertanyaan, siapa yang akan menggantikan posisi Boaz. Kemarin, Riedl mengaku belum menentukan pilihannya. Namun, hari ini, mantan pelatih Laos itu dipastikan telah memanggil pengganti Boaz.

"Yes, coach Riedl telah memanggil Dedi Santoso (Arema). Riedl juga memanggil Johan Juansyah dari Persijap Jepara ke pelatnas," kata asisten pelatih timnas, Wolfgang Pikal, Sabtu (13/11/2010).

Nama Boaz untuk sementara tergeser ke posisi waiting list daftar pemain timnas di Piala AFF. Ia tak masuk dalam daftar 25 pemain utama "Tim Merah Putih".

Sementara itu, pemain timnas Indonesia, Boaz Salossa, membantah tudingan sejumlah kalangan yang menyebutkan dirinya tidak memiliki rasa nasionalisme karena mangkir dari pelatnas Piala AFF. Ia menegaskan, dirinya selalu siap membela dan berkorban apa pun untuk "Merah Putih".

Penyerang Persipura Jayapura itu dicoret oleh Alfred Riedl karena mangkir selama lima hari sejak pelatnas bergulir, Senin (8/11/2010). Tindakan indisipliner yang dilakukan Boaz bukan yang pertama di era kepelatihan Riedl. Pelatih asal Austria itu pernah mencoret Boaz akibat mangkir kurang lebih selama 3 hari dari pelatnas pertama.

Akibat tindakan indisipliner tersebut, Boaz dituding sejumlah kalangan tidak memiliki jiwa nasionalisme. Boaz menjawab, "Pendapat orang itu salah. Aku warga negara Indonesia yang selalu siap membela timnas kapan pun. Aku cedera bahkan patah kaki saat membela timnas," tegas Boaz kepada Kompas.com, Sabtu (13/11/2010).

Boaz mengungkapkan, keterlambatannya bergabung dengan timnas karena harus menemani kedua anaknya yang sakit. Saat itu, kata dia, kondisi sangat tidak memungkinkan untuk meninggalkan anaknya. "Kedua anakku yang berusia 8 bulan dan 4 tahun sakit semua. Belum lagi istriku. Aku enggak mengerti kenapa mereka sakit berbarengan. Apalagi anakku yang pertama cukup dekat denganku. Aku pergi sedikit saja, dia pasti mencariku," beber Boaz.

"Dengan kondisi seperti itu, aku berat meninggalkan mereka. Aku sangat khawatir dengan keadaan mereka.Coba Anda berada di posisiku, apakah tega meninggalkan mereka? Pada saat bersamaan aku terus berkomunikasi dengan Asisten Pelatih Wolfgang Pikal. Aku meyakinkan mereka bahwa aku siap mengikuti pelatnas," terangnya.

"Aku bilang akan berangkat pada hari Jumat dan sudah memiliki tiket pesawat," katanya. Namun, kata Wolfgang, Riedl inginnya aku berangkat hari Kamis sehingga Jumat pagi bisa mengikuti pelatnas. Tidak mungkin dia berangkat pada hari itu karena aku harus membawa anak-anaknya yang masih sakit ke rumah orangtua di Sorong biar ada yang menemani mereka.

Meski demikina, Boaz mengaku menerima keputusan Riedl yang telah mencoretnya dari Piala AFF. "Setelah kupastikan bahwa diriku dicoret, aku tidak datang ke Jakarta. Aku punya perasaan. Jangan sampai kedatanganku malah memperkeruh suasana. Andaikan aku masih diberi toleransi sedikit lagi saat itu. Namun, yang ingin aku tegaskan di sini adalah aku selalu siap membela timnas. Aku sudah banyak berkorban di timnas. Bahkan, kakiku patah saat bermain bersama timnas, bukan Persipura," tegasnya.

Mantap, Persebaya Buru Roy Makaay

Surabaya (beritajatim.com) - Misteri mengenai siapa mantan pemain Timnas Belanda yang kini menjadi incaran Persebaya Surabaya akhirnya terkuak. Pemain yang dimaksud CEO PT Pengelola Persebaya, Llano Mahardika ternyata mantan bintang Bayern Munchen dan Deportivo La Coruña, Roy Makaay.

Usai mengakhiri karier di salah satu klub Eredivisie, Feyenoord Rotterdam pertengahan tahun 2010 ini, Makaay kini menjalani tugas baru sebagai pelatih. Pria kelahiran Wijchen 35 tahun silam ini dipercaya sebagai asisten pelatih Feyenoord U-13. Meksi sudah pensiun, Llano yakin kemampuan Makaay masih mumpuni.


"Jangan samakan pensiunnya mereka dengan kita yang ada di Indonesia. Kalau dia diadu sprint dengan Andik Vermansyah masih bisa kok," kata Llano kepada
beritajatim.com.

Mantan Direktur legal PT Liga Indonesia (PTLI) ini menambahkan, untuk mendapatkan Makaay, pihaknya memang membutuhkan tenaga ekstra. Selain harus presentasi mengenai iklim serta atmosfer sepakbola di Indonesia, ia juga menjelaskan soal fasilitas yang akan didapat sang pemain, termasuk gaji.


Makaay memulai kariernya bersam aklub Vitesse. Selama berbaju Vitesse tahun 1993 hingga 1997, ia mencetak 42 gol. Setelah itu ia hijrah ke La Liga bersama klub Tenerife. Dua musim di Tenerife, Makaay menyumbang total 21 gol dari 72 kali penampilannya.


Kesuksesan Makaay tentu terjadi saat membela Deportivo La Coruña. Bersama klub berjuluk Super Depor ini, Makaay mencetak 79 gol. Namanya semakin melambung seiring tampilan bagus bersama partner setianya, Diego Tristan.


Bosan di Spanyol, Makaay pun dibeli raksasa Jerman, Bayern Munchen. Bersama The Bavarians, ia mencetak 78 gol dari 129 penampilan. Empat musim membela Munchen, Makaay kembali ke Belanda bersama Feyenoord. Di klub ini pula Makaay gantung sepatu di medium 2010 lalu.
Sebagai individu, Makaay pernah memperoleh gelar top skor La Liga tahun 2003. Di tahun yang sama pula, ia menyabut sepatu emas Eropa. Namun karier Makaay di Timbas Belanda kurang bersinar. Ia hanya bermain 46 kali dan menyumbang 8 gol. di Tim Oranye, namanya kalah ngetrend dibanding mantan striker Manchester United Ruud van Nistelrooy.

Boaz Dicoret dari Skuad Piala AFF


Jakarta (beritajatim.com) - Akibat terlambat datang ke pemusatan latihan timnas, penyerang Persipura Boaz Salosa hari ini resmi dicoret dari skuad timnas Piala AFF 2010.

Boaz seharusnya dijadwalkan bergabung ke pemusatan latihan yang digelar di lapangan PSSI Jakarta bersama Firman Utina dkk pada 8 November 2010, namun hingga kini adik kandung Ortizan Salosa itu tak kunjung datang juga.

"Pelatih telah melapor ke kami dan sepakat untuk mencoret Boaz. Batas waktu toleransi telah habis," ungkap Deputi Bidang Teknik BTN Iman Arif .

"Boaz hingga kini belum datang, padahal waktu persiapan sudah mepet. Kalau terus diberikan toleransi juga tidak fair terutama bagi pemain yang datang tepat waktu," tambahnya.

Kini, skuad Merah Putih di Piala AFF nanti berjumlah 24 orang dan timnas hanya menyisakan empat orang penyerang, yakni Yongky Aribowo, Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim dan pemain yang beru saja dinaturalisas Christian Gonzales. Staf pelatih timnas juga sedang melakukan perudingan guna mencari pengganti Boaz.

"Tapi untuk memutuskan pemain pengganti pelatih akan melakukan rapat evaluasi terlebih dahulu."

Usai dikonfirmasi, Boaz sendiri mengaku dirinya telat datang karena anak dan istrinya di Jayapura tengah dalam kondisi sakit. Jadi, dirinya harus mengantar anak dan istrinya tersebut ke rumah orang tua Boaz di Sorong.

Indonesia sendiri berada di grup maut yang terdiri dari Thailand, Malaysia dan Laos di Piala AFF yang akan digelar di stadion Gelora Bung Karno pada Desember nanti.

Persebaya Tak Akan Dapat Gelontoran Dana APBD

Surabaya - Persebaya Surabaya yang akan berlaga di Divisi Utama bakal mengalami kesulitan biaya. Pasalnya, DPRD Surabaya hampir memastikan tidak akan memasukkan anggaran Persebaya sebesar Rp 15 Miliar ke dalam APBD Surabaya 2011.

Beragam alasan dikemukakan anggota DPRD Surabaya, terkait kemungkinan diberikannya anggaran untuk tim Persebaya di bawah komando Wisnu Wardhana. Seperti yang diungkapkan, Wakil Ketua DPRD SUrabaya, Ahmad Suyanto. Dia tidak berani menjamin apakah anggaran Persebaya masuk dalam APBD Kota Surabaya 2011.

"Jika memang ada sisa, harus dialokasikan untuk pembinaan. Dan saya rasa tidak mungkin ada anggaran untuk Persebaya. Kalau pun ada, kecil kemungkinannya," kata Ahmad Suyanto kepada wartawan di DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Senin (15/11/2010).

Hal senada juga diungkapkan, anggota DPRD dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), Masduki Toha. Dia berani memastikan jika tidak akan ada anggaran untuk Persebaya. Bahkan secara tegas, pihaknya akan mencoret Persebaya jika ada di dalam APBD 2011.

"Tidak ada anggaran buat Persebaya. Tahun lalu diberi, prestasinya malah melorot. Bahkan akan kita teliti, jika memang masih ada pos untuk Persebaya akan kita coret. Karena masih banyak pos yang lebih memerlukan dibandingkan Persebaya," tegasnya.

Bahkan, Masduki menginginkan jika Persebaya sudah saatnya menjadi profesional yakni berprestasi tanpa mengandalkan dana dari pemerintah. Pihaknya meyakini, hal ini akan memecut pengurus, pelatih dan pemain untuk bekerja lebih serius sehingga mampu bicara banyak melalui prestasi.

"Wis wayae Persebaya disapeh (Sudah saatnya Persebaya dilepas). Pemain dan pelatih serta pengurus harus profesional dalam bekerja lebih serius," pungkasnya.

Sebelumnya, Wisnu Wardhana, yang menjabat sebagai ketua umum merangkap manager Persebaya menjanjikan akan menggelontor dana sebesar Rp 15 Miliar per tahun. Dana sebesar itu menurut Wisnu yang juga Ketua DPRD Surabaya, akan diambilkan dari APBD tahun 2011.

Seedorf: Allegri Seperti Mourinho

Milan - Kemenangan atas Inter Milan disambut gembira para pemain AC Milan. Gelandang Milan Clarence Seedorf pun menyebut Milan di tangan Massimiliano Allegri seperti saat Inter dilatih Jose Mourinho.

Rossoneri berhasil mengalahkan Inter 1-0 lewat gol tunggal Zlatan Ibrahimovic. Kemenangan tersebut juga membuat Milan memimpin klasemen Seri A dengan keunggulan satu poin dari Lazio.

"Kami senang karena kami memenangi pertandingan, tapi butuh waktu membuka siklus. Kami perlu tahu satu dengan yang lainnya dengan baik dan keseimbangan dapat diperoleh lewat hasil," kata Seedorf seperti dilansir Football Italia.

Meski demikian, Seedorf tidak mau mengatakan bahwa Milan lebih tangguh dari Inter. "Kami akan berbicara mengenai ini di akhir musim. Dalam hal lain, Anda tak bisa katakan Anda butuh lebih tangguh dari Inter untuk meraih Scudetto," ujarnya.

Seedorf pun menyamakan Milan dengan Inter saat ditangani oleh Mourinho. "Tim Mourinho selalu berbeda karena kekompakan mereka. Kami telah menjadi jauh lebih kompak dengan Allegri. Kami bergerak secara terorganisir," jelasnya.

Seedorf : Milan Tak Lebih Kuat dari Inter

Milan - Memenangi Derby della Madonnina selalu jadi pencapaian tersendiri buat AC Milan atau Inter Milan. Namun menyusul kemenangan tipis atas Nerazzurri, kubu Rossoneri tak mau sesumbar dan memilih tetap waspada.

Milan memenangi derby sengit kontra Inter di Giuseppe Meazza. Sebuah gol yang datang daru penalti Zlatan Ibrahimovic memastikan anak didik Massimiliano Allegri dapat tiga poin dan berhak kembali ke puncak klasemen.

Dari tahun ke tahun kemenangan atas musuh sekota itu selalu meninggalkan kesan tersendiri. Namun untuk musim ini pihak Diavolo Rosso memilih untuk menanggapinya dengan tanpa kegembiraan berlebih.

"Memiliki (keunggulan) enam poin itu cukup banyak dan kami akan terus bekerja dengan tenang, tapi enam poin ini belumlah cukup," sahut Allegri mewaspadai kebangkitan Inter dan pesaing lainnya di pekan-pekan berikutnya.

Sempat bersaing ketat dengan beberapa klub lain, Milan dan Lazio kini mulai memisahkan diri dengan keunggulan poin lebih dari satu laga atas lawan-lawannya. Tapi Clarence Seedorf tak mau terbuai dengan kondisi itu.

Dengan roda kompetisi yang masih sangat panjang, gelandang senior asal Belanda itu mengingatkan kalau pesta baru bisa digelar setelah Scudetto bisa dibawa pulang ke San Siro. Milan disebutnya baru bisa mengklaim lebih baik dari Inter jika gelar sudah di tangan.

"DI awal musim, saya katakan kalau kami butuh waktu untuk saling mengetahui antara pemain dan pelatih. Saat hasil bagus mulai datang ke Anda, kepercayaan diri meningkat dan permainan kami terus membaik".

"Kami hanya bisa bilang kalau Milan lebih kuat dari Inter nanti di akhir musim. Penting untuk memenangi liga, dan tidak meributkan siapa yang lebih baik hanya setelah laga derby," tuntas Seedorf.
 

'Milan Pantas Menang'

Jakarta - AC Milan berhasil memenangi Derby della Madoninna usai mengalahkan rival sekotanya Inter Milan dengan skor tipis. Massimiliano Allegri menilai skuadnya memang pantas mendapat kemenangan ini.

Penalti Zlatan Ibrahimovic di menit kelima menghasilkan tiga angka buat Milan. Gol tersebut adalah satu-satunya gol dalam pertandingan yang digelar di San Siro, dinihari tadi.

Secara keseluruhan Inter lebih mendominasi pertandingan dengan keunggulan ball possession 58% berbanding 42% dan tendangan (mengarah gawang). Milan bermain dengan 10 orang dalam setengah jam terakhir sejak Ignacio Abate di-espulso di menit 60 karena bersitegang dengan Goran Pandev.

Meski demikian Milan mampu menahan serangan Inter dan sukses mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.

"Itu tadi adalah pernampilan yang hebat dan kami memulai laga dengan bagus, menekan Inter. Kami bisa menahannya dan punya sebelas pemain di atas lapangan, bertahan dengan baik dan itu adalah kemenangan yang pantas," ungkap Allegri di Football-Italia.

"Ada momen di mana kami punya peluang untuk mencetak gol kedua tapi kami mulai menurunkan tempo dan pemain kelelahan. Saya suka penampilan tim saya dan di atas semua itu, Milan tampil solid. Ini adalah kemenangan yang penting, terutama sebuah kemenangan di derby bisa mengangkat harga diri tim," pungkas dia.

Milan memang memenangi derby kali ini. Akan tetapi Inter masih unggul dalam jumlah kemenangan dengan perbandingan 64:60 dalam 175 edisi.

Peringatan Allegri untuk Dinho

Milan - Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri tak memainkan Ronaldinho. Apakah ini merupakan bentuk peringatan dari sang allenatore buat Dinho?

Ronaldinho terakhir kali merumput adalah ketika menghadapi Real Madrid di San Siro, 3 November silam. Ketika itu pemain bernomor 80 ditarik di pertengahan babak kedua.

Selanjutnya melawan Bari dan Palermo di Seri A pemain asal Brasil itu masuk dalam tim. Namun ia hanya menghangati bangku cadangan di sepanjang pertandingan. Dalam derby Milan dinihari tadi, nama Dinho tidak ada dalam list pemain yang dibawa Allegri.

Itu berarti sudah tiga pertandingan berturut-turut Dinho tidak diturunkan oleh sang allenatore. Ada pun selama tiga partai itu peran pengatur serangan dijalankan oleh Clarence Seedorf dengan sukses.

Boleh jadi keputusan Allegri ini merupakan peringatan yang dia berikan kepada eks pemain Paris SG dan Barcelona tersebut.

"Bahkan bila Anda adalah klub AC Milan dan memiliki pemain bintang, Anda harus bekerja secara efisien dan bekerja keras untuk meraih kemenangan," ujar suksesor Leonardo itu di Football-Italia.

"Kami meraih hasil baik dengan line-up yang ada. Memang diakui dengan banyaknya materi pemain berposisi menyerang, kami sedikit mengalami kesulitan karenanya. Namun kini keseimbangan telah terbentuk dan semua pemain merasa kehadiran mereka penting untuk tim," pungkas pelatih berusia 43 tahun itu.

'Penalti Kacaukan Rencana Inter'

Milan - Pelatih Inter Milan Rafael Benitez mengatakan bahwa penalti di menit awal laga yang didapatkan AC Milan telah mengacaukan rencana yang telah dia susun hingga akhirnya Nerazzuri kalah.

Inter takluk 0-1 dari AC Milan dalam laga derby dinihari tadi. Gol tunggal yang terjadi di laga itu lahir di menit kelima lewat penalti Zlatan Ibrahimovic.

Benitez mengatakan bahwa penalti tersebut telah mengacaukan rencana yang telah ia susun. "Penalti itu mengubah rencana permainan kami. Kami semula berencana menunggu dan menciptakan ruang di antara pertahanan mereka. Namun dengan gol cepat Milan, kami harus segera menekan dan itu cukup tricky," ulas Benitez sseperti dikutip dari Football-Italia.

"Saya pikir kami tidak kehilangan karakter. Tim telah berusaha dan Milan unggul cepat lewat pelanlti itu, dan selanjutnya mereka melakukan pelanggaran untuk membuat kami gagal menguasai laga," tandas suksesor Jose Mourinho itu.

Setelah unggul, Milan harus kehilangan Ignazio Abate dalam waktu setengah jam terakhir akibat menerima kartu merah. Meski begitu Inter gagal menjaringkan gol ketika bermain lawan 10 orang.

Soal hal ini, Benitez punya alasannya. "Memang tidak mudah bermain melawan tim yang memiliki intensitas tinggi dan fokus pada serangan balik. Ketika kami bermain lawan 10 orang, kami mungkin kurang sabar dalam melakukan operan akhir," jawab arsitek asal Spanyol itu.

"Kami terlalu sering kehilangan bola di lini tengah dan tim harus belajar lebih lagi untuk menguasai bola lebih baik," tuntas dia.

Ibra Minta Maaf ke Materazzi

Milan - Zlatan Ibrahimovic tidak cuma melukai Inter Milan dengan mencetak gol kemenangan AC Milan, tetapi juga melukai pemain Inter, Marco Materazzi. Ibra pun meminta maaf karenanya.

Bermain di duel Derby della Madonina di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (15/11/2010) dinihari WIB, Ibra menjadi penentu kemenangan 1-0 Milan berkat golnya dari titik penalti di menit kelima.

Tapi tidak hanya itu yang bakal diingat Inter dari sosok Ibra, pemain yang pernah berseragam Inter pada 2006-2009. Di menit 65, Ibra terlibat tabrakan dengan Materazzi. Hal itu membuat Materazzi cedera di kepala dan harus ditarik keluar.

"Saya tidak melakukannya dengan sengaja. Saya mencoba mengambil bola, tetapi dia ada di sana dan kami berdua mengejar bola," kilah Ibra seperti yang dikutip Football Italia.

"Saya minta maaf dan hal-hal seperti ini bisa terjadi dalam sepakbola," pungkas penyerang berpaspor Swedia tersebut.

Duel Inter vs Milan memang berlangsung panas. Sebelum kejadian Ibra, wasit mengacungkan kartu kuning kedua alias kartu merah kepada pemain Milan, Ignazio Abate, karena bersitegang dengan striker Inter, Goran Pandev.

Derby della Madonina : Milan Menang berkat Penalti Ibra

Milan - Pertarungan Derby della Madonina antara Inter Milan kontra AC Milan berlangsung ketat dan panas. Milan akhirnya keluar sebagai pemenang berkat gol penalti Zlatan Ibrahimovic.

Gol penalti Ibrahimovic tercipta saat laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (15/11/2010) dinihari WIB, itu baru berlangsung lima menit. Ternyata, gol itu menjadi gol tunggal di laga ini.

Inter sebenarnya diuntungkan ketika Milan dipaksa bermain dengan 10 orang dalam setengah jam terakhir usai Ignazio Abate diusir wasit usai bersitegang dengan Goran Pandev. Namun menang jumlah pemain tidak sanggup dimaksimalkan Nerazzurri.

Dengan kemenangan ini, Milan kembali tampil sebagai pemuncak klasemen sementara Seri A dengan nilai 26 dari 12 laga. Sementara Inter tertahan di posisi lima dengan nilai 20.

Jalannya pertandingan
Pertandingan baru berusia empat menit ketika Milan memperoleh penalti akibat dijatuhkannya Ibrahimovic oleh Marco Materazzi. Ibra sendiri yang mengambil penalti sukses melakukan tugasnya.

Pada menit ke-22, Milan sempat memasukkan bola lagi ke gawang Inter yang dikawal kiper Luca Castelazzi. Namun gol dianulir karena Ibrahimovic yang mencetaknya sudah off-side.
Setelah skor 1-0 bertahan hingga jeda, Inter bermain lebih agresif di babak kedua. Menit 55, sebuah tendangan deras Wesley Sneijder memaksa kiper Milan, Christian Abbiati, menepisnya ke luar lapangan.

Di menit 60, kekuatan Milan berkurang satu setelah Abate diusir wasit. Pemain belakang Rossoneri itu mendapatkan kartu kuning kedua usai bersitegang dengan Pandev. Sementara Pandev yang kedapatan mendorong Abate malah bebas dari hukuman.

Akibat kartu merah Abate, arsitek Milan Massimiliano Allegri, memilih untuk menarik Robinho dan memasukkan seorang bek, Luca Antonini, demi menambal lini belakang.

Unggul jumlah pemain, Inter berusaha menekan. Namun hingga marka 90 menit terlewati, tidak ada satu pun peluang emas yang bisa mereka kreasikan, apalagi hingga mencetak gol.

Skor 1-0 buat kemenangan Milan pun bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya permainan.


Susunan pemain
Inter: Castellazzi; Cordoba, Materazzi (Biabiany 68), Lucio, Chivu; Zanetti, Stankovic, Sneijder, Obi (Coutinho 36); Eto'o, Milito (Pandev 46)

Milan: Abbiati; Abate, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso (Pirlo 46), Ambrosini, Seedorf (Boateng 73), Flamini; Robinho (Antonini 62), Ibrahimovic

Sabtu, 13 November 2010

Piala AFF : Timnas Mulai Bersiap

Jakarta - Sudah empat hari timnas Indonesia melakukan latihan untuk persiapan Piala AFF. Sejumlah ujicoba dijadwalkan, dan beberapa kendala juga menghadang.

Pemusatan latihan timnas tahap akhir telah dimulai sejak Senin, 8 November 2010. Beberapa pemain sempat telat hadir, di antaranya Firman Utina dan Slamet Riyadi. Firman sendiri akhirnya baru bergabung pada hari Selasa keesokan harinya.

Lalu, sampai hari ini, Kamis (11/10/2010), Boaz Solossa juga belum datang. Penyerang Persipura Jayapura itu dikabarkan terlambat karena urusan keluarga. Sedangkan Oktovionus Maniani sudah tiba di Jakarta hari ini, namun belum mengikuti sesi latihan. Untuk kasus Okto, ia kesulitan mendapatkan tiket untuk penerbangan dari Papua.

"Okto ada di hotel. Boaz baru datang besok," ujar Pelatih Alfred Riedl seusai latihan sore di Stadion Gelora Bung Karno. "Tidak. Saya tak suka mereka terlambat. Saya tak suka pemain tak berkomitme. Tapi ada beberapa penerbangan dibatalkan dari Papua karena ada bencana," lanjutnya.

"Untuk mereka akan ada latihan intensif tambahan untuk mengembalikan kondisi fisik. Saya tak tahu kondisi mereka karena saya juga tidak diberitahu apakah mereka cedera atau tidak."

Lebih lanjut lagi, Riedl juga mengatakan masih ada beberapa hal yang harus dibenahi dalam latihan. Selain itu, ia juga akan mempersiapkan timnya untuk tiga pertandingan ujicoba, di antaranya menghadapi Filipina dan Kamboja.

"Kami baru berlatih selama empat hari dan kami belum baik. Lagipula ada beberapa pemain cedera--hari ini ada tiga pemain cedera."

"Nantinya kita akan melakukan beberapa ujicoba. Saya pikir, mereka bagus untuk mengasah fisik pemain," tukasnya.

Indonesia tergabung di Grup B pada putaran final Piala AFF 2010. Grup tersebut terbilang tak mudah karena 'Merah-Putih' harus tergabung bersama Singapura dan Malaysia, serta Filipina.

LPI: Jangan Lebay, PSSI

Malang - PSSI kabarnya berencana melaporkan wasit dan tim yang berlaga di laga amal gelaran Liga Primer Indonesia (LPI) ke FIFA. Tanggapan LPI? Jangan lebay, PSSI.

Dua laga amal digelar LPI sebagai bentuk pemanasan untuk menggelar kompetisinya. Dua klub dari Indonesia, Surabaya FC dan Persema, dihadapkan dengan tim Indonesia Holland yang berisikan pemain-pemain Indonesia, atau berdarah Indonesia, yang bermain di Belanda.

Mengingat bahwa keberadaan LPI sendiri tak diterima dengan baik oleh PSSI, laga amal itu pun terkena dampaknya. Tapi LPI tampaknya cukup santai menanggapi.

"Saya pikir PSSI jangan lebay untuk melaporkan wasit ke FIFA, mau pun timnya yang ikut bertanding ke komdis," kata perwakilan LPI Roso Daras kepada wartawan usai menggelar jumpa pers di Stadion Gajayana, Kamis (11/11/2010), petang.

Untuk laga Indonesia-Holland kontra Persema, Jumat (12/11/2010), LPI akan kembali menurunkan wasit asal Mesir, sama seperti dalam partai kontra Surabaya FC.

"Wasit yang kita turunkan sangat profesional, dan itu bisa menjadi pelajaran bagi pemain lokal," katanya.

Terkait dengan urusan wasit tersebut, Roso Daras menegaskan bahwa tidak satu pun peraturan di FIFA menyebut kalau wasit yang memimpin laga amal akan diberhentikan atau dicopot.

Sementara mengenai terlibatnya para pemain keturunan, Roso mengaku kalau mereka adalah bagian dari Indonesia dan bukan orang luar yang harus disepelekan. Apalagi mereka datang untuk membantu korban bencana alam.

"Tujuan mereka jelas ingin bermain di sini, bukan kita yang membuat sensasi," tuturnya.

Mengenai keterlibatan Persema sendiri, Roso menuturkan bahwa setiap tim mempunyai pilihan tersendiri untuk memajukan sepakbola profesional. Maka pilihan atau niat itu tak seyogyanya dilihat secara negatif.

"Kita harus dukung tim yang ingin maju," tegasnya.

Rossoneri Akhiri Tahun Tanpa Pato


AFP/Olivier Morin
Milan - AC Milan boleh mengutuki badai cedera yang menghantam Alexandre Pato musim ini. Sebab untuk kedua kalinya Rossoneri harus kehilangan Pato dan kali ini mereka akan menutup tahun 2010 tanpa 'Si Bebek'.

Seperti dilansir dari Football Italia, cedera yang didapat Pato usai membela Milan menghadapi Palermo midweek kemarin ternyata lebih parah dari yang diperkirakan.

Semula Pato divonis hanya absen selama 14 hari namun dari pemeriksaan lanjutan cederanya membutuhkan operasi. Pato mengalami masalah serius pada otot paha kirinya dan diperkirakan akan menepi selama enam minggu

Cedera sama yang pernah menimpanya bulan September lalu dan mengharuskannya absen selama sebulan. Pato memang diprediksi bisa kembali saat Milan bertemu AS Roma 19 Desember namun demi menghindari cederanya kambuh, penyerang 21 tahun itu akan diistirahatkan sampai pergantian tahun.

Absennya Pato pun merugikan Milan sebab kini tinggal hanya ada Zlatan Ibrahimovic dan Robinho yang tersisa sebagai stok pemain depan. Striker pelapis lainnya Filippo Inzaghi malah harus absen sampai akhiri musim karena cedera ligamen lutut kiri.

Tahun 2010 ini memang tak berjalan mulus bagi Pato karena ia sering mengalami cedera pada pahanya. Meski musim ini baru tampil sembilan kali di seluruh kompetisi, namun Pato cukup produktif dengan menyumbang lima gol.

Jelang Derby della Madoninna : Ibra Siap Dicemooh Interisti


AFP/Olivier Morin
 
Milan - Sebagai eks Inter Milan yang kini memperkuat AC Milan, Zlatan Ibrahimovic bisa jadi sasaran cemooh Interisti kala kedua tim bertemu di laga derby besok. Ibrahimovic mengaku tak masalah dengan hal itu dan justru bakal jadi motivasi baginya.

Ibra memperkuat Inter dari 2006 hingga 2009. Total 116 kali dia tampil di seluruh kompetisi dan menyumbang 66 gol untuk Nerazzurri. Pesepakbola Swedia 28 tahun ini pun jadi pilar pembangun kejayaan Inter di Seri dalam lima musim terakhir.

Namun kemesraan itu berakhir musim panas tahun lalu kala Ibra menerima pinangan Barcelona sebesar 40 juta euro plus Samuel Eto'o. Penyebabnya adalah Ibra sudah "jenuh" berada di Giuseppe Meazza dan ingin mencari tantangan baru bersama Barca yaitu meraih trofi Liga Champions.

Namun siapa sangka justru Inter yang ditinggal Ibra malah meraih treble Winners sementara Ibra dicap gagal menunjukkan kemampuannya di Barca. Boleh jadi sebagian fans Inter ada yang mengejek Ibra karena keputusannya itu ternyata salah.

"Aku meninggalkan Inter karena sudah mencapai titik nadir dan tidak bisa melakukan apapun lagi. Lebih baik pindah jadi Anda bisa mempunyai motivasi dan adrenalin yang baru. Ini alasan aku pergi. Dan aku pun bergabung dengan tim yang kuat kok," ungkap Ibra di Football Italia.

Kini Ibra sudah kembali ke Italia namun bukan bersama Inter tapi bergabung dengan Milan. Partai reuni akan tercipta pada Senin (15/11/2010) dinihari WIB kala kedua tim bertemu dalam Derby della Madoninna. Jelas Ibra bakal jadi sasaran cemooh Interisti yang kecewa atas keputusannya pindah tahun lalu.

Soal ada tidaknya ejekan serta cemooh pada dirinya, Ibra tak peduli. Baginya justru cemoohan itu bisa jadi penyuntik semangat bagi dirinya untuk tampil baik dalam laga derby pertama dalam kostum Rossonerri itu dan apalagi kalau bisa meraih kemenangan atas Inter.

"Tiga tahun bersama Inter aku merasakan kemenangan dan sedikit kesedihan. Aku punya memori di klub itu. Namun itu adalah masa lalu dan saat ini adalah masa depanku," sahut Ibra.

"Apakah fans Nerazzurri akan mengejekku? Silakan saja karena itu akan bikin aku makin semangat. Ini bisa menambah motivasiku. Inter kini adalah lawanku. Aku bermain untuk Milan dan mereka adalah musuhku. Jadi normal saja jika aku melakukan apapun untuk mengalahkan Inter," tuntas Ibra yang sudah mencetak delapan gol dari 14 kali tampil musim ini.

Milan Siap Mental Lawan Inter


(Getty Images)
 
Milan - Massimiliano Allegri akan melakoni Derby della Madoninna pertama dalam hidupnya. Kalah di dua pertemuan di musim lalu, ia menilai kali ini Rossoneri sudah siap untuk meladeni sang juara bertahan.

"Saya tahu ini derby," ujarnya dalam wawancara dengan Il Corriere della Serra yang dikutip Football Italia, Jumat (12/11/2010). "Saya tahu ini adalah pertandingan terpenting di Italia. Tapi saya tahu, secara mental Milan siap menghadapinya."

"Kami tidak menjadi buruk setelah kalau dari Juventus (di giornata 9). Kami pun tidak serta merta menjadi fenomenal setelah mengalahkan Bari (pekan 10) dan Palermo (pekan 11). Harus ada keseimbangan," ulas Allegri.

Milan pada big match hari Minggu (14/11) lusa berstatus Capolista alias pimpinan klasemen sementara. Mereka unggul tiga poin dari Inter, yang saat ini menduduki peringkat empat.

Di musim lalu, Milan di bawah asuhan Leonardo kalah 0-4 dan 0-2 dari Inter yang ditukangi Jose Mourinho.

Inter menyambut derby ini dalam performa yang kurang ideal. Dari empat pertandingan terakhirnya mereka cuma menang satu kali. Sebelumnya mereka berturut-turut ditahan imbang Brescia dan Lecce.

"Saya percaya kami akan mendapati mereka (Inter) dalam kondisi yang baik. Saya tak pernah merasakan sebuah derby. Buat saya ini adalah yang pertama. Tapi bermain di stadion sendiri, kami tentu takkan kekurangan motivasi," imbuh pria 43 tahun itu.

"Kami harus turun ke lapangan dengan mengingat bahwa kami memimpin tiga poin dari Inter."

Jelang Liga Italia : Bukan Sekadar Derby della Madoninna


AC Milan vs Inter Milan, 29 Agustus 2009 (AFP/G.Cacace)
Jakarta - Derby della Madoninna menjadi pusat perhatian untuk giornata 12. Namun ternyata laga akhir pekan nanti tak hanya derby Milan. Bahkan komposisi enam besar bisa saja berubah.

Derby della Madoninna memang selalu menyita perhatian publik sepakbola. Duel yang menyajikan dua tim sarat sejarah dan rivalitas di Seri A tentu saja tak boleh untuk dilewatkan.

Inter Milan yang hanya bisa imbang dalam beberapa laga terakhir di Seri A akan menantang rival sekota-nya AC Milan yang tengah menikmati tahta capolista.

Namun giornata 12 tak hanya duel antara duo Milan itu saja. Bila menilik jadwal, pekan ke-12 semakin menarik karena seluruh tim yang menghuni posisi enam besar bakal saling bentrok.

Lazio yang ada di posisi kedua bakal bentrok menghadapi Napoli yang berada satu strip di bawahnya. Selisih poin antara dua tim yang menggunakan warna seragam biru ini hanya satu.

Gli Aquilotti yang sempat bertakhta baru saja menelan dua kekalahan berturut-turut yakni lawan AS Roma dan Cesena. Anak asuh Edoardo Reja juga tak berhasil mencetak gol di dua pertandingan itu.

Sementara itu Napoli tengah berada dalam jalur positif. Tiga kemenangan beruntun dipetik kala melawan Brescia, Parma, dan Cagliari. I Vesuviani juga tak kebobolan dalam hattrick kemenangan itu.

Berlaga di markas Lazio, Ezequiel Lavezzi dkk. bermodalkan rekor tandang mereka yang sejauh ini belum pernah kalah dengan catatan empat kali menang dan dua kali seri.

Satu lagi laga yang tak kalah panas adalah Juventus versus AS Roma. Juve masih belum terlalu stabil penampilannya, sementara itu Roma tengah bangkit.

Giornata ke-12 berpotensi menimbulkan perubahan susunan dalam klasemen sementara. Pasalnya antara posisi pertama hingga keempat hanya dipisahkan oleh tiga poin saja. Sementara itu antara posisi keempat hingga keenam hanya dibedakan dua poin saja.

"Situasi ini bagus karena kompetisi menjadi lebih berimbang. Dalam beberapa tahun terakhir, hampir selalu dikuasai Inter Milan. Namun kini banyak tim siap bersaing di jalur juara," ujar presiden AS Rema Rosella Sensi di Canadian Press.

Siapa terpeleset, siapa yang mampu mengambil keuntungan dari situasi ini?

'Super Pippo' Tak Mau Menyerah

Milan - Cedera parah memaksa Filippo Inzaghi mengakhiri musim 2010/2011 lebih cepat. Terancam gantung sepatu, Super Pippo enggan menyerah dan masih ingin terus bermain di musim depan.

Kemenangan AC Milan 3-1 atas Palermo, Kamis (11/11) dinihari WIB membawa petaka bagi Inzaghi. Alih-alih menggantikan Alexandre Pato yang cedera di menit ke-65, Inzaghi hanya bermain selama 15 menit dan harus ditarik keluar kembali.

Sesudahnya Inzaghi divonis mengalami kerusakan ligamen di lutut kirinya dan membuatnya harus menjalani operasi. Inzaghi pun harus menepi selama enam bulan untuk mengembalikan kondisi lututnya seperti semula. Bisa diartikan kalau musim Inzaghi sudah habis.

Sungguh sebuah hal yang tak diinginkan Inzaghi mengingat ia masih semangat-semangatnya dalam bermain meskipun sudah berumur 37 tahun dan mempunyai banyak pesaing di lini depan macam Zlatan Ibrahimovic, Pato atau Robinho.

Namun mantan pemain Juventus itu tak menyerah pada keadaan dan ia memilih konsentrasi pada penyembuhan cederanya, dibanding memikirkan hal terburuk yaitu gantung sepatu terkait keraguan apakah ia bisa kembali kompetitif di umurnya yang terbilang sudah uzur usai dihajar cedera parah.

"Sepakbola dan kehidupan selalu seperti ini. Satu menit Anda bermain dan bertarung, berikutnya Anda sudah menahan kesakitan di lutut Anda," tutur Inzaghi di situs resmi klub,

"Semenit sesudahnya Anda melihat sekeliling Anda. Yang aku lihat mereka semua mengelilingiku. Terima kasih. Aku bisa bangkit karena kalian semua, pelatih, rekan-rekanku dan fans. Mereka melihatmu dan segera merangkulmu," sambung Inzaghi.

"Jauh di dalam lubuk hati Anda seperti saya juga tahu ini akan sulit (proses penyembuhan) namun aku tidak ingin menyerah. Aku ingin melakukan apapun untuk membuat diriku percaya semuanya belum berakhir. Aku ingin melakukannya sebagai rasa terima kasih pada kekuatan dan energi Anda semua," lugasnya.

Keyakinan serupa pun dilontarkan dokter yang menangani cedera Inzaghi, Piero Volpi, soal kemungkinan Inzaghi bisa lagi bermain fit musim depan. Volpi menilai umur bukan halangan baginya mengingat dengan terapi yang benar, Inzaghi bisa kembali ke kondisi terbaiknya.

"Dengan operasi yang tepat dan tahapan penyembuhan yang baik, Inzaghi akan siap bermain di musim kompetitif tahun depan. Umurnya bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan," tegas Volpi.

Inzaghi Terancam Gantung Sepatu


AFP/Olivier Morin
Milan - Kabar buruk diterima AC Milan terkait kondisi striker gaeknya Filippo Inzaghi. Cedera yang dialami Inzaghi ternyata parah dan mengharuskannya istirahat hingga akhir musim ini. Bahkan bukan tak mungkin Inzaghi bisa saja pensiun.

Inzaghi sebenarnya baru masuk pada menit ke-65 menggantikan Alexandre Pato yang mengalami cedera pada laga kontra Palermo semalam. Namun tak sampai seperempat jam, Inzaghi juga harus meninggalkan lapangan karena cedera.

Jika Pato divonis mengalami masalah pada pahanya, Inzaghi didiagnosa mengalami kerusakan pada ligamen meniskus lutut kirinya. Alhasil Inzaghi pun harus mengalami pembedahan dan diperkirakan bakal memakan waktu pemulihan yang lama.

"AC Milan mengumumkan jika Filippo Inzaghi menjalani tes pagi ini dimana hasilnya adalah ia mengalami cedera pada ligamaen lututnya yang berhubungan dengan jaringan meniskus luar di lutut kirinya," bunyi pernyataan pihak klub yang dilansir Football Italia.

"Usai melakukan konsultasi dengan Dr Piero Volpi, maka tindakan pembedahan akan segera dilakukan."

Belum ada penjelasan resmi lagi berapa lama Super Pippo harus absen. Namun dari jenis cedera, waktu pemulihan bisa berkisar 6-8 bulan yang mana artinya adalah striker 37 tahun itu lebih dini akan mengakhiri musim 2010/2011.

Kabar lebih buruknya adalah cedera yang tergolong parah itu bisa mengancam kelanjutan karir Inzaghi. Sebab dengan umurnya yang sudah uzur, tentu waktu pemulihan bisa jadi akan lebih lama.

Meski hanya berstatus striker cadangan, namun tenaga dan pengalaman Inzaghi masih dibutuhkan Rossonerri yang mengarungi tiga kompetisi musim ini. Musim ini Inzaghi sudah tampil lima kali di seluruh kompetisi dan menyumbang empat gol.

Kamis, 11 November 2010

Nobar Big Match Inter vs AC Milan

Dear Milaners,

Detail nobar Inter vs AC Milan sebagai berikut :

Venue : Beskem Waroeng "San Minor" Minoritas
Alamat : Jl. Raya Manyar No. 42A Surabaya
Waktu : 02.00 - selesai
Hari : Senin,15 Nopember 2010
Dresscode : jersey Milan dan Atribut MI beserta antek2nya
Charge : member = 6rb, non member = 8rb (dpt soft drink)

Agenda ini terbuka bagi member ataupun non member... Selain itu juga ada kuis berhadiah stiker Milanisti Indonesia Sezione Surabaya (MIsS)....

FORZA MILAN...!!!

Contact person :
Atha : 081-803169559
Ariyoga: 08563354696